• MEGAPOLITAN
  • Universitas YARSI Gelar Perlombaan TAS VISI, 5 RPTRA Jadi Peserta

Universitas YARSI Gelar Perlombaan TAS VISI, 5 RPTRA Jadi Peserta

WARTALIKA.id – Sebagai bentuk kepedulian Universitas YARSI terhadap keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Perguruan tinggi Islam swasta yang berada di Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu menggelar Perlombaan TAS VISI.

Pelaksanaan perlombaan TAS VISI diawali dengan pemberian informasi melalui Webinar dan Grup WhatsApp yang telah berjalan dengan baik karena kerjasama dari Panitia Mahasiswa/i Koas Stase Kesehatan Masyarakat yang dapat mengarahkan dan membimbing dengan baik setiap RPTRA, peserta dari RPTRA juga aktif untuk bertanya dan membuat video dengan baik.

Pada tanggal 7 Desember 2020, telah dilakukan penyerahan alat-alat protokol kesehatan (Hand Sanitizer, Masker, Thermogun, Tensi) kepada setiap RPTRA yang digunakan untuk keperluan pembuatan video TAS VISI dan juga keperluan untuk protokol kesehatan masing-masing RPTRA.

Tanggal 7-10 Desember 2020, setiap RPTRA telah membuat dan mengupload di social media yaitu Instagram. Video mengenai protokol kesehatan bebas COVID-19 di RPTRA dengan sangat baik dan kreatif. Terdapat beberapa kendala dalam pembuatan video, namun panitia membantu dalam pengeditan video.

Pada 11 Desember 2020, telah dilaksanakan presentasi dan penilaian video TAS VISI melalui aplikasi Zoom yang dihadiri oleh masing-masing perwakilan 5 RPTRA, 5 Juri yaitu dr. Dini Widianti, MKK, DipIDK, dr. Siti Maulidya Sari, M. Epid, DipIDK, DR. Kholis Ernawati, S.si, M.Kes, DR. Rifqatussa’adah, SKM, M.Kes dan Utju Djubaedah, S.Sos, MM (DPP APP Jakarta Pusat), serta beberapa perwakilan panitia mahasiswa koas FK YARSI yang bertanggung jawab terhadap TAS VISI.

Turut hadir dalam acara 11 Desember 2020 itu, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D Rektor Universitas YARSI, Ir. Tuty Kusumawati, MM Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta.

Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D Rektor UY dalam sambutannya menyebutkan ia sangat mendukung Kemenko-PMK yang menjadi sponsor utama dari kegiatan ini, untuk bersama-sama ikut membangun Gerakan Nasional Revolusi Mental yang tengah dicanangkan.

“Sebagaimana diketahui bahwa perubahan yang mendasar itu harus terjadi di setiap individu bangsa Indonesia di setiap keluarga Indonesia yang jumlahnya mencapai 73 juta,” kata Prof Fasli.

Prof. Fasli menegaskan mendukung dan bermitra dengan Kemenko-PMK yang mengusung gerakan nasional revolusi mental.

“Kami, Universitas YARSI tentu siap mendukung untuk bermitra di dalam upaya melakukan berbagai hal yang direncanakan oleh gerakan nasional revolusi mental itu yang mengusung 5 (lima) topik besar yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu,” pungkas Prof Fasli. **  

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications