• HANKAM
  • TNI
  • Sadis, Dua Orang Preman Hajar Prajurit TNI Hingga Kritis dan Muka Diinjak

Sadis, Dua Orang Preman Hajar Prajurit TNI Hingga Kritis dan Muka Diinjak

WARTALIKA.id – Tak terima ditegur karena berbuat onar di sebuah tempat hiburan dengan melepaskan seekor ayam jago. Izhak Tambani dan Martisen Tambani warga Minahasa Utara, Sulawesi Utara menghajar seorang Prajurit TNI hingga kritis.

Sertu Melddy Mangeke seorang Prajurit TNI Angkatan Darat dari Komando Distrik Militer 1310/Bitung, Korem 131/Santiago, Kodam XIII/Merdeka harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. R.D Kandou Manado akibat ulah kedua pelaku.

Kondisi Sertu Melddy cukup mengkhawatirkan, kritis dan tak sadarkan diri. Melddy masuk rumah sakit setelah dianiaya secara sadis oleh dua preman di tempat hiburan Karaoke dan Pub Sarona Manembo-Nembo pada Senin 25 Januari 2021.

Dilansir dari viva.co.id pelakunya ialah dua dari empat pengunjung tempat hiburan itu, mereka yaitu Izhak Tambani dan Martisen Tambani. Peristiwa itu bermula saat Sertu Melddy menegur kedua pelaku dan dua temannya karena berbuat onar dengan melepaskan seekor ayam jago.

Izhak dan Tisen tak terima dengan teguran Sertu Melddy, mereka langsung menyerang. Prajurit TNI penyandang sabuk hitam karate itu dihajar secara brutal oleh kedua pelaku hingga sekarat di lokasi.

Dari hasil prarekonstruksi yang digelar kepolisian di markas Polres Bitung, Sertu Melddy sama sekali tidak melakukan perlawanan walaupun kedua pelaku memukulinya hingga tersungkur. Yang lebih sadisnya, walau sudah dalam kondisi terkapar dan sekarat, pelaku masih tega menginjak wajah Sertu Melddy.

Usai menganiaya korban, pelaku kemudian pergi begitu saja tanpa rasa bersalah. Mereka baru menyerahkan diri ke kepolisian beberapa setelah peristiwa itu berlalu.

“Reka ulang ini berdasarkan keterangan para saksi dan bantuan CCTV, dengan sejumlah kesimpulan bahwa dua tersangka jelas melakukan penganiayaan kepada korban. Dan korban tidak sedikitpun melakukan perlawanan, setelah dipukul dan tidak sadarkan diri,” kata Kapolres Bitung, AKBP FX Winardi Prabowo kepada jajaran perwira TNI AD yang hadir di lokasi prarekonstruksi.

Pada prarekonstruksi itu, terungkap bahwa Tisen lah yang menginjak tubuh bagian atas dari Sertu Melddy saat anggota intel Kodim itu terkapar usai dipukul bagian wajahnya.

Ternyata Tisen adalah penjahat kelas kakap. Dia merupakan narapidana yang baru keluar dari penjara alias residivis.

Tisen dipenjara karena melakukan tindak pidana pembunuhan. Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi pada 2015. Ketika itu Tisen membunuh pria bernama Brenda Barandale.

Sumber : Viva

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications