Wali Kota Tangerang Akui Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak

WARTALIKA.id  – Lonjakan orang meninggal akibat Covid-19 selama Januari 2021 itu terjadi karena ada sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang telanjur kritis dan terlambat mendapat penanganan. Hal ini dijelaskan Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah.

Menurut Wali Kota Tangerang Arief, ada pasien yang sudah merasa sesak atau pun demam, tetapi menolak untuk diobati.

“Akhirnya semakin sesak, baru dibawa ke rumah sakit. Dua hari (di rumah sakit), enggak tertolong,” kata Arief.

Melansir Kompas.com, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat ada 24 orang meninggal akibat Covid-19 selama Januari 2021.

Sementara itu, total angka kematian akibat virus SARS-Cov-2 di Kota Tangerang mencapai 121 orang. Dengan demikian, angka kematian pada Januari 2021 menyumbang 19,83 persen dari total angka kematian akibat Covid-19 selama pandemi melanda Kota Tangerang.

“Kapasitas intensive care unit (ICU) di Kota Tangerang bukan penyebab adanya lonjakan angka kematian. Saat ini masih ada sisa tujuh ruang ICU dari total 78 ICU khusus penanganan Covid-19. Artinya, masih ada space. Jadi artinya, masih bisa difasilitasi. Cuma ini kesadaran masyarakat, bagaimana (mereka) memeriksakan dirinya,” imbuh Arief.

Wali Kota Tangerang mengungkapkan bahwa 45 persen angka terkonfirmasi positif berasal dari klaster keluarga. Oleh karenanya, ia melarang adanya isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Kalau positif, tidak dirawat di rumah, tapi di fasilitas kesehatan yang sudah disediakan oleh pemerintah sehingga tidak menularkan ke keluarga lain,” tandasnya. (Kpc)

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications