• MEGAPOLITAN
  • Info Jakarta Barat: dari Banjir Hingga Ditangkapnya Pelaku Tawuran

Info Jakarta Barat: dari Banjir Hingga Ditangkapnya Pelaku Tawuran

WARTALIKA.id – Meluapnya Kali Mookervart akibat hujan deras semalaman sejumlah lokasi di Jakarta Barat kembali dihadang banjir. Rabu (3/2/2021).

Mulai dari kawasan Rawa Buaya di Jembatan Baru, Poglar, Kebon Jeruk dan Green Garden.

Melansir Kompas.com, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Purwanti Suryandari mengatakan banjir di Rawa Buaya sudah surut menjelang siang tadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Sedang kami tangani dengan menyedot air dan membuangnya ke Kali Angke,” ucap Purwanti.

Banjir juga terjadi di Green Garden. Namun, banjir di lokasi itu tak berlangsung lama karena di kawasan tersebut telah dibangun lokasi parkir air.

Sementara Video yang memperlihatkan genangan di Rawa Buaya tersebar di media sosial. 

Dalam video berdurasi 28 detik yang diunggah di akun @infojkt24, terlihat air semata kaki orang dewasa menghambat arus lalu lintas jalan. 

Di video tersebut, terlihat beberapa warga sedang mengatur arus lalu lintas.

Tawuran antargeng motor

Kapolres Metro Jakbar Kombes Ady Wibowo dalam keterangannya mengatakan, tawuran antargeng motor yang melibatkan dua kelompok pemuda dari Geng Balok Tambora dan Geng Pesisir 301 dari Jakarta Utara.

“Tawuran itu terjadi di Jalan KH Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (31/1). Berawal dari ajakan perang via medsos, berujung bentrok hingga ada satu orang tewas,” ungkap Kombes Ady. melansir CNN, Rabu (3/2).

Korbannya yang meninggal dunia atas nama Rafli dari Geng Balok Tambora. Korban meninggal dunia, kata dia setelah mendapat luka bacokan senjata tajam di bagian kepala, tangan, dada dan kaki.

“Dari hasil penyelidikan, polisi telah meringkus empat pelaku, yakni AN, AT, DH, dan AM. Sedangkan satu pelaku masih dalam pengejaran dan masuk DPO kita. Kami sudah mengidentifikasi, kami masih lakukan pengejaran tersangka lain,” ungkapnya.

Dari para tersangka polisi juga turut mengamankan barang bukti sejumlah senjata tajam seperti dua bilah celurit.

Kombes Ady juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar peristiwa tawuran tidak terulang kembali.

“Buat para orang tua agar lebih waspada lagi, kontrol anak-anak kita dengan ketat,” tutupnya. (Kpc/Cnn)

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications