Bisnis Masker Trustmed Beri Kontribusi Positif

EKONOMI & BISNISHEADLINEKESEHATAN

Bisnis Masker Trustmed Beri Kontribusi Positif di Masa Pandemi

masker trustmed

WARTALIKA.id – Merebaknya virus corona yang menyebabkan pandemi memiliki banyak sekali efek negatif, terutama pada dunia bisnis. Sejak penyebarannya pertama kali pada awal tahun 2020 di Indonesia, para pemilik bisnis mengaku mengalami kerugian yang cukup besar bahkan hingga menutup usahanya karena tak lagi dapat membiayai operasional. Untuk bertahan pada kondisi seperti ini, langkah yang dapat diambil para pemilik bisnis adalah diversifikasi usaha atau mencari peluang usaha lain yang lebih menjanjikan.

Kebiasaan baru dan anjuran dari WHO (World Health Organization) yang mengharuskan masyarakat memakai masker membuat permintaan akan masker meningkat. Dengan perubahan pola konsumsi di masa pandemi ini, PT Megatrade Sari Makmur berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memproduksi masker medis.

Selain mencukupi kebutuhan masker untuk para tenaga medis dan umum, hal ini juga untuk mengantisipasi kelangkaan masker yang dapat mengakibatkan melonjaknya harga masker. Padahal, masker merupakan kebutuhan utama untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan virus covid-19.

Direktur PT Megatrade Sari Makmur mengatakan bahwa proses produksi masker sudah dilakukan mulai bulan April 2020. Masker dengan merek Trustmed yang diproduksi sudah mengantongi ijin edar dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat masker juga sangat terjamin kualitas dan kebersihannya.

Masker Trustmed menggunakan lapisan tengah meltblown untuk filtrasi bakteri dan partikel kecil lainnya. Masker jenis terbarunya yaitu INguard mask bahkan memiliki double meltblown filter untuk penyaringan bakteri dan virus yang lebih efektif. Masker INguard 4ply memiliki lapisan luar yang anti air dan lapisan dalam yang terbuat dari bahan nonwoven yang aman untuk kulit dan tidak menimbulkan alergi.

“Karena saat ini masker merupakan kebutuhan utama dan akan selalu dipakai saat beraktivitas di luar rumah, maka kami ingin membuat pengguna masker senyaman mungkin. Dengan model 3D yang memberikan ruang untuk bernafas, INguard mask ini sangat nyaman digunakan dan tidak sesak. Selain itu, lapisan dalamnya dapat menyerap panas yang dikeluarkan oleh tubuh sehingga membuat pengguna tidak merasa pengap meskipun memakai masker tersebut selama berjam-jam,” ungkapnya. Jumat (19/2/2021).

Yang membedakan masker Trustmed  dengan masker medis atau non medis lainnya adalah filter di bagian tengah masker ini. Masker Trustmed telah memiliki sertifikasi Standard BFE (Bacterial Filtration Efficiency) sebesar 99 persen sehingga sangat efektif menyaring bakteri.

“Selain itu, lapisan luar dari masker juga terbuat dari bahan yang leak proof sehingga aman melindungi dari droplet. Dengan tertib memakai masker maka kita bisa melindungi diri sendiri maupun orang lain serta dapat membantu memutus rantai penularan covid-19. Oleh karena itu, sebagai pengguna kita juga harus cerdas memilih jenis masker yang sesuai standar sehingga efektif untuk menyaring bakteri atau virus,” tambahnya.

Selain INguard mask, Trustmed juga memiliki masker surgical 3ply yaitu masker medis sekali pakai yang memiliki 3 lapis bahan. Sama seperti INguard mask, masker ini juga memakai filter meltblown yang teruji memiliki BFE 99%.

Masker Trustmed memiliki berbagai variasi warna yang dapat dipilih sesuai selera. Dengan hadirnya masker-masker yang aman, sesuai standar, dan harga yang relatif terjangkau dari Trustmed, diharapkan kebutuhan masyarakat akan masker dapat terpenuhi. Pada website resminya www.trustmed.id dijelaskan bahwa proses produksi masker Trustmed juga dilakukan sesuai standar ISO. (Red/Adv)              

Redaksi
Tentang Penulis

Apabila ada keberatan, atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa, kami melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI