• REGIONAL
  • Pembangunan JUT Ohoi Wain Mandek, Bupati Malra Diminta Tegur Felix Tethol

Pembangunan JUT Ohoi Wain Mandek, Bupati Malra Diminta Tegur Felix Tethol

WARTALIKA.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Maluku Tenggara, Felix Tethol dinilai acuh terhadap mandeknya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang berada di Ohoi Wain.

Hal ini dikatakan Pj. Kepala Ohoi Wain, M. Tury Leisubun disela-sela pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Kei Kecil Timur di Ohoi Revav, Kamis 18 Februari 2021.

Atas sikap acuh Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Maluku Tenggara, Leisubun menyatakan kekesalannya. Karena realisasi pencairan dana pekerjaan tersebut sudah mencapai 100 %.

“Saya juga menyesal atas pemberian pelaksanaan pekerjaan tersebut kepada pihak ketiga, dan mengapa tidak diberikan kepada Kelompok Tani Matan Bum terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut,” kata Leisubun dengan nada kesal.

Ia menyayangkan pengusaha yang menangani kegiatan Pekerjaan Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut ternyata berdomisili usaha di Pulau Seram dan bukan pengusaha pribumi Kei, sehingga tidak mudah ditemui ketika dirinya hendak mempertanyakan terbengkalainya pekerjaan tersebut.

“Persoalan administrasi atas keterlambatan dan terbengkalainya pekerjaan tersebut bukan menjadi hambatan dalam penyelesaian pekerjaan itu, akan tetapi urusan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Maluku Tenggara bersama pihak Kontraktor pelaksana,” papar Leisubun.

Tury Leisubun juga beranggapan bahwa kemungkinan terjadi bendera Perusahaan digunakan pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Maluku Tenggara, sehingga keterbengkalainya pekerjaan tersebut tak dihiraukan oleh Kontraktor pelaksana.

Baca Juga: Pemerintah Ohoi Lumefar Usulkan Program Strategis 2022

Baca Juga: Ini Visi Misi Linus Fenanlampir, Balon Kades Wowomda Periode 2021-2027

Baca Juga: Lampu Jalan Nyala, Ohoi Denwet Kini Terang Benderang

Untuk itu, Tury Leisubun mengharapkan Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun untuk segera memanggil Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara Felix Tethol untuk segera mempertanggunjawabkan hal tersebut.

“Bupati Malra harus ambil tindakan tegas. Jangan gegara alasan Covid-19 lantas pembangunan di wilayah jadi di abaikan begini. Karena masyarakat tani penerima manfaat JUT tersebut sungguh sangat kecewa dengan perlakuan ini,” tegasnya.

Dirinya juga berharap agar proses pertanggungjawaban ini segera terealisir untuk melanjutkan ketertinggalan sisa pekerjaan.

“Felix Tethol harus bertanggungjawab dalam hal ini. Jangan cuma diam dan tutup mata saja karena ini merupakan tanggungjawab dirinya,” tutup Tury Leisubun.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications