• REGIONAL
  • Pangkalan KPLP Kelas II Tual Rayakan HUT ke 48 dan HUT PLP ke 33

Pangkalan KPLP Kelas II Tual Rayakan HUT ke 48 dan HUT PLP ke 33

WARTALIKA.id – Kepala Kantor Pangkalan KPLP Kelas II Tual, Harto bersama Jajarannya merayakan HUT KPLP ke 48 sekaligus HUT PLP ke 33 dalam bentuk Upacara Bendera bertempat di Pelataran Kantor Pangkalan KPLP di Danar Uf, Jumat 26 Februari 2021.

Harto menjelaskan bahwa Perayaan memperingati HUT KPLP dan PLP di tahun 2021 ini diawali dengan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Perayaan HUT dimaksud oleh jajarannya yang dimulai bulan Januari 2021 untuk menyambut puncak acaranya tanggal 26 Februari 2021.

“Dalam pelaksanaan Upacara bendera memperingati Hut KPLP ke 48 dan Hut PLP ke 33 dirinya berkesempatan membacakan sambutan tertulis Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo kepada seluruh peserta Upacara, agar dapat memahami dan menghayati serta mengamalkannya dalam menjalankan tugas sebagai petugas KPLP dan PLP di Wilayah Timur Indonesia,” imbuhnya.

Lanjutnya, ini merupakan momentum dan kebanggaan  bagi kami dimana dalam perjalanan yang telah dilalui hingga saat ini bukan sebuah hal yang mudah, melainkan melewati dengan berbagai hambatan dan tantangan dihadapi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai yang kemudian didampingi Penjagaan Laut  dan Pantai yang selalu bersinergi dalam tugas di perairan laut Indonesia.

Harto menjelaskan bahwa Pangkalan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Tual bersama Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) sebagai Pangkalan ke 4 yang bertugas di bagian Timur Indonesia yang meliputi wilayah laut Maluku, Maluku Utara serta bagian selatan Papua (Merauke).

“Karena wilayah ini berada di daerah terluar yang berbatasan langsung dengan manca negara,” jelas Harto.

Harto lebih menekankan kepada Jajarannya, terkait Organisasi KPLP yang didirikan para pendahulu kita sebelum pecahnya Perang Dunia Ke II, yaitu tahun 1942 walupun dalam perjalanan sering mengalami perubahan perubahan, karena perairan maritim Indonesia dijadikan sebagai Poros Maritim Dunia.

“Untuk itu KPLP sering mengalami penyesuaian dalam tugas pokok dan fungsi kerjanya serta nomenklatur sesuai perkembangannya,” jelas Harto.

Terkait dengan Sarana Prasarana penunjang dalam tugas operasional penjagaan Laut dan Pantai di wilayah Timur Indonesia ini, pihaknya mengatakan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian para pihak, yaitu terkait dengan Armada terdapat 6 unit Kapal Patroli dan 1 Unit siap Penghapusan dan akan menyusul 1 Unit lagi, sehingga masih tertinggal 4 Unit dalam type yang berbeda.

“Sementara selain tugas Penjagaan laut dan Pantai juga siap melakukan pertolongan terhadap musibah dilaut, sedangkan dari sisi kualitas sumber daya manusia sangatlah dibutuhkan teristimewa awak kapal yang memiliki sumber daya manusia yang profesional dibidang mekanik, karena menurut jajaran sangat membutuhkan itu,” pintanya.

Bukan saja itu, melainkan sarana armada sungguh sangat dibutuhkan penambahan armada Kapal menurut Type dan kelasnya sehingga kebutuhan oprasional penjagaan dapat terukur dalam pencapaiannya.

Karena menurut Harto, luas wilayah Oprasional Pangkalan KPLP dan PLP Idonesia Timur cukup luas dari Maluku Utara Halmahera hingga Maluku Barat Daya dan bagian selatan Papua yang semuanya ini termasuk daerah terluar yang berbatasan langsung dengan manca Negara.

“Disisi lain bahwa penambahan Armada Kapal Patroli penjagaan laut dan pantai ini dikarenakan perairan maritim Indonesia dijadikan sebagai Poros Maritim Dunia,” jelas Harto.

Harto menambahkan bahwa Upacara Bendera memperingati HUT KPLP ke 48 dan PLP ke 33 ini juga disertai dengan penyerahan Cendramata kepada Israel Lopulalan.

“Hal itu karena ia telah mencapai batas usia pensiun serta empat orang lainnya yang berulang tahun dan acaranya diadakan di pantai dermaga Pelabuhan Uf dengan penuh sukacita dan familiar,” tutup Harto.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications