• OPINI
  • Kepala Ohoi Definitif Harus Objektif dalam Tugas Pelayanan

Kepala Ohoi Definitif Harus Objektif dalam Tugas Pelayanan

WARTALIKA.id  – Menjadi Kepala Ohoi Definitif pasti melalui kompetisi dan proses yang sangat alot untuk meraih syarat masuk menjadi Bakal Calon maupun Calon. Berbagai syarat masuk yang harus dapat terpenuhi termasuk syarat umum dan syarat khusus sehingga setiap kandidat berusaha untuk dapat memenuhi semuanya itu.

Semua Berkas Bakal Calon akan mendapat verifikasi dari pihak Badan Saniri Ohoi setempat dan ketika sudah mendapatkan hasil maka perlu ada Pleno Penetapan dari pihak Badan Saniri Ohoi (BSO), namun demikian jika terjadi dua Bakal Calon yang memenuhi syarat masuk sebagai Calon Kepala Ohoi Definitif maka Badan Saniri Ohoi (BSO) berkewajiban membentuk Panitia Pemilihan dan Pelantikan untuk melakukan persiapn terhadap proses pemilihan Calon Kepala Ohoi Definitif.

Disisi lain ketika hanya terdapat satu Calon Kepala Ohoi maka BSO segera melaporkan hasil tersebut kepada Pj. Kepala Ohoi untuk mendapatkan surat pengantar Berkas Calon untuk disampaikan kepada Bupati Maluku Tenggara melalui Camat setempat guna proses selanjutnya.

Bahwa pasti didalam proses penjaringan bakal calon dari Marga Keturunan berjalan dengan mendasari kepada Perda No 4 Tahun 2009 sehingga sering terjadi berbagai kendala dan hambatan yang selalu dihadapi setiap Bakal Calon.

Bagi setiap Kandidat haruslah selalu berjiwa besar menghadapi kesemuannya ini dengan hati yang lunak.

Seseorang pasti memenuhi syarat masuk baik melalui Voting, Pemelihan maupun Hasil Pleno badan Saniri Ohoi (BSO) menjadi Calon terpilih Kepala Ohoi Definitif setempat.

Selanjutnya ketika Calon Kepala Ohoi Definitif dilantik Oleh Bupati setempat maka dialah yang berhasil sebagai Kepala Ohoi Definitif.

Hal yang perlu disadari oleh seorang Kepala Ohoi Definitif adalah menjadikan dirinya sebagai Bapak Masyarakat di Ohoi tersebut tanpa perbedaan. Harus menyadari bahwa Kompetisi pencalonan Kepala Ohoi Definitif sudah berakhir.

Melayani masyarakat setempat tanpa perbedaan karena ada yang mendukung dan ada yang tidak mendukung saat berkompetisi pada masa pencalonan.

Kepala Ohoi Definitif adalah pemegang amanat masyarakat sehingga segala sesuatu yang merupakan hak masyarakat dapat disalurkan dengan baik tanpa perbedaan.

Melakukan pelayanan publik tentang segala kebutuhan administrasi masyarakat tanpa kecuali jika diminta karena Kepala Ohoi Definitif hadir untuk melayani masyarakat secara keseluruhan dan bukan hanya melayani masyarakat pendukungnya saja.

Sering terjadi kesalahpahaman ditengah masyarakat disebabkan Penyelenggara Pemerintah Ohoi terkadang tidak objektif dalam menjalankan amanat masyarakat dan terkesan masih menutup mata sebelah terhadap masyarakat setempat.

Untuk itu diharapkan agar OPD terkait dapat melakukan penguatan kapasitas kepada  Kepala/Pj. Kepala Ohoi serta Perangkatnya dalam hal pelayanan publik.

Oleh: Nor Safsafubun
Penulis adalah Kepala Perwakilan Maluku di WARTALIKA.id

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP