PWI KOORDINATORIAT JAKARTA BARAT

KAI Daop 1 Naikkan Tarif Layanan GeNose di Stasiun Jadi Rp 30 Ribu

2 bulan ago
87

WARTALIKA.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan penyesuaian tarif pemeriksaan Genose di stasiun Gambir, Pasar Senen dan Bekasi untuk penumpang kereta api (KA) jarak jauh.

Mulai 20 Maret 2021, tarif pemeriksaan Genose naik menjadi Rp 30 ribu. Sebelumnya, tarif tersebut ditetapkan sebesar Rp 20 ribu.

“Penyesuaian harga Tes GeNose ini sudah melalui evaluasi bersama antara PT KAI dan stakeholder yang berkerjasama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan KA dimasa pandemi,” ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan resminya kepada WARTALIKA.id, Sabtu 20 Maret 2021.

Menurutnya, untuk meningkatkan layanan dan mengakomodir kebutuhan pengguna jasa KA jarak jauh di area Daop 1 Jakarta, layanan Tes GeNose juga dibuka di stasiun Bekasi pada Sabtu, 20 Maret 2021.

“Kini stasiun Bekasi telah tersedia perangkat alat tes GeNose lengkap dengan fasilitas pendukungnya, seperti bilik pengambilan sampel napas, perangkat komputer, ruang tunggu dan print bagi analis dan media (LCD, poster) sebagai alat sosialisasi cara melakukan Tes GeNose,” ucapnya.

Eva juga menghimbau, bagi calon penumpang KA yang akan melakukan pemeriksaan Tes GeNose diwajibkan tidak makan atau minum dan tidak merokok 30 menit sebelum melakukan GeNose Test.

“Kami kembali menghimbau bagi para calon pengguna KA yang akan menggunakan layanan tes di stasiun agar melakukan pemeriksaan H-1 atau satu hari sebelum jadwal keberangkatan,” jelas Eva.

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 dan SE Satgas Covid-19 No 5 Tahun 2021, ditetapkan bahwa untuk menggunakan KA Jarak Jauh pelanggan diharuskan menunjukkan hasil pemeriksaan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan khusus untuk keberangkatan pada hari libur keagamaan dan libur panjang diwajibkan menunjukkan hasil pemeriksaan negatif screening Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP