• REGIONAL
  • Edy Harry Resley Ajak Masyarakat Budayakan Program Penanaman Mina Padi

Edy Harry Resley Ajak Masyarakat Budayakan Program Penanaman Mina Padi

WARTALIKA.id – Program Inovasi di Ohoi Danar Lumefar adalah menanam Mina Padi oleh Kelompok Dasa Wisma Ohoi Danar Lumefar dengan varietas M 70 D sehingga 75 hari sejak tanam sudah bisa dapat dipanen. Demikian dikatakan Pendamping Mina Padi Provinsi Maluku, Edy Harry Resley.

“Program inovasi Mina Padi ini adalah merupakan inovasi baru, sehingga masyarakat di Maluku Tenggara ini belum memahami namun sekarang sudah merupakan hal yang nyata bagi kita semua sehingga akan dapat memotivasi masyarakat dalam usaha menanam Mina Padi,” kata Edy. Minggu 28 Maret 2021.

Lebih jauh Edy menjelaskan bahwa dirinya adalah pendamping Provinsi Maluku yang ditugaskan di Kota Tual, namun karena Program Inovasi yang dilaksanakan Dinas PMDPPA Maluku Tenggara sehingga dirinya diminta kesediaannya membantu memberikan pendampingan kepada Kelompok Dasa Wisma di lima Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara seperti Ohoi Danar Lumefar, Ohoi Mastur, Ohoi Mastur Baru, Ohoi Ohoiren dan Ohoi Arso terhadap tata cara menanam Mina Padi.

Mengapa program Mina Padi dilaksanakan. Karena dilihat dari segi geografisnya Maluku Tenggara merupakan wilayah kepulauan sehingga pangan beras perlu di import dari luar daerah sehingga Program Inovasi Mina Padi perlu diterapkan di daerah seperti Kabupaten Maluku Tenggara,” imbuhnya.

Dan perlu diketahui, sambung dia bahwa Program Inovasi Mina padi ini merupakan hal yang baru/Inovasi yang baru sehingga perlu pendampingan yang baik, dan hari ini merupakan bukti bagi kita semua yang hadir bahwa Kelompok Dasa Wisma Ohoi Danar Lumefar sudah mampu menghasilkan yang terbaik menyadi kenyataan bagi semua pihak.

Baca Juga: Kadis PMDPPA Dampingi Sekretaris TP PKK Malra Panen Mina Padi

Baca Juga: Kadis PMDPPA Maluku Tenggara Sambut Pencanangan One Vilage One Inovation

Baca Juga: Camat Kei Kecil Timur Selatan Apresiasi Kinerja Dasa Wisma Lumefar

“Dalam satu tahun bisa empat kali dilakukan panen dengan jeda satu bulan berarti jeda sebulan itu digunakan untuk menanam sayur seperti kangkung dan sawi, dan oleh karena di Maluku Tenggara suatu inovasi yang baru akan tetapi biar tanah berbatuan tapi dengan Mina Padi ini memberi manfaat tambah yaitu menanam padi juga ada ikannya,” tambahnya.

Edy berharap agar masyarakat dapat mencoba menanam Mina Padi dan bagi petani yang selalu bercocok tanam enbal coba kembali menanam Mina Padi malah jauh lebih baik.

“Karena Enbal ditanam sampai tujuh, delapan bulan baru dapat hasil. Sementara Mina Padi cukup 75 hari mulai saat menanam sudah bisa panen,” tutup Edy Hary Resley.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications