KPAI : Jika PTM di Mulai Juli 2021 Pastikan Pencegahan Berlapis

3 minggu ago
5

WARTALIKA.id – Satuan pendidikan di semua jenjang tampaknya harus mulai mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan pembelajaran tatap muka (PTM), pada tahun ajaran baru 2020/2021, meski pandemi Covid-19 belum berlalu.

Hal ini disampaikan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti, dalam keterangan tertulis kepada WARTALIKA.id, Selasa (30/3/2021).

Retno mengatakan, persiapan belajar tatap muka di sekolah tentunya harus matang, dan harus didukung beberapa persiapan seperti pemberian vaksin Covid-19 bagi pendidik dan tenaga kependidikan, serta melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Berdasarkan sejumlah pertimbangan terkait sekolah tatap muka, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia akan menerbitkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran
di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pada Minggu lalu, Kemdikbud mengumumkan sebanyak 14 provinsi yang dinyatakan siap menjalankan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM).

Ke-14 provinsi tersebut adalah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau. Bahkan Provinsi Sulawesi Barat yang baru saja mengalami bencana alam gempa bumi juga termasuk dinyatakan siap PTM.

Menurut Retno, bahwa masih banyak sekolah di berbagai negara yang membuka sekolah dengan menerapkan strategi pencegahan protokol kesehatan secara ketat sehingga saat membuka sekolah pembelajaran tatap muka menjadi aman.

“Oleh karena itu, KPAI mendorong adanya penerapan strategi pencegahan berlapis yang konsisten untuk mengurangi Covid-19 di satuan pendidikan. Penyiapan jauh lebih penting dipastikan,”ujar Retno.

Menanggapi relaksaai SKB 4 menteri untuk kesekian kalinya, maka KPAI menyampaikan dan akan mendorong dasar pembukaan sekolah tatap muka ditidak hanya kesiapan dalam pengisian aplikasi di laman Kemdikbud saja, namun ada pemantauan lapangan untuk memastikan kesiapan sekolah dan daerah,

“Pemantauan dapat dilakukan oleh LPMP di setiap provinsi yang merupakan kepanjangan tangan Kemdikbud di daerah. Dari pengawasan KPAI, hal ini belum maksimal,” ungkap Retno.

Ia juga meminta, Kemdikbud harus memastikan semua sekolah di Indonesia mengisi lama Kemdikbud tentang siap buka sekolah tatap muka, karena sampai sekarang baru 50% lebih sedikit sekolah yang mengisi dan dari jumlah tersebut hanya 10% yang siap.

Selain itu, KPAI mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan rapat koordinasi daerah secara berjenjang dengan melibatkan seluruh sekolah di wilayah, baik negeri maupun swasta di seluruh jenjang pendidikan.

Hal tersebut bertujuan untuk melakukan pemetaan sekolah yang sangat siap, siap, belum siap, bahkan yang tidak siap sama sekali. Pemetaan diperlukan agar Pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat melakukan intervensi untuk membantu sekolah sekolah yg belum siap dan tidak siap.

Selain itu, KPAI mendorong pembukaan sekolah tatap muka harus didasarkan pada kesiapan sekolah sebagai faktor utama, seperti infrastruktur dan protocol kesehatan/SOP Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB) di lingkungan pendidikan, selain factor pendukung bahwa seluruh guru sudah divaksin.

“Pemerintah Daerah harus hati-hati dan mempertimbangkan ujicoba dahulu secara terbatas pada sekolah-sekolah yang dinilai siap dan sangat siap,” sambung Retno.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan melakukan nota kesepahaman agar ketika sekolah di buka, ada penangan kondisi darurat di sekolah yang akan mengakses fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas, klinik, RS dan bahkan mungkin bidan.

“Pemerintah Daerah juga wajib menyiapkan portal pengaduan dan rencana evaluasi per bulan untuk keperluan rencana tindaklanjut PTM,” tukas Retno.

Default title

Follow Us

Social Media Followers

Random Pick

Most Readed By Users