• NASIONAL
  • Menteri PANRB Ingatkan ASN dari Ancaman Faham Radikalisme

Menteri PANRB Ingatkan ASN dari Ancaman Faham Radikalisme

3 minggu ago
5

WARTALIKA.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia dari ancaman paham radikalisme dan ini salah satu tantangan bangsa indonesia.

“Saya meningatkan, setelah 75 tahun kita merdeka, tantangan yang mengancam kita adalah masalah radikalisme terorisme,” ujar Menteri Tjahjo dalam acara Pelantikan Jabatan Fungsional dan Pengambilan Sumpah Jabatan CPNS STAN Tahun Anggaran 2019, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (1/4).

Tjahjo menegaskan kepada pegawai di Kementerian PANRB dan seluruh ASN di Indonesia, harus berani menentukan siapa lawan dan siapa kawan. Ancaman tersebut bisa berasal dari perorangan, kelompok, atau golongan, yang ingin mengacaukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila sebagai dasar kehidupan bernegara, bisa menangkal paham-paham radikalisme” ujarnya.

Untuk itu, Tjahjo mengajak seluruh ASN untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan masyarakat dan saat menjalankan profesinya sebagai abdi negara.

“Amalkan, implementasikan, sila-sila dalam Pancasila. Tidak ada satu agama di negara kita dan di dunia yang mengajarkan permusuhan,” pinta Tjahjo.

Ia menjelaskan ketegasan dalam memberantas radikalisme, terutama di lingkup ASN, hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Penanganan Radikalisme ASN oleh 11 kementerian dan lembaga.

“Sebelas kementerian atau lembaga yang tergabung dalam penanganan radikalisme ASN juga telah membangun portal aduan ASN sebagai sistem pelaporan atas pelanggaran ASN dalam melakukan tindakan dan perilaku yang menentang atau membuat ujaran kebencian,” bebernya.

Lebih lanjut menurut Tjahjo,
tantangan bangsa yang kedua adalah korupsi. Terutama pada area rawan seperti perencanaan, penganggaran, dana bantuan sosial, dana hibah, retribusi, penyediaan barang dan jasa, serta sebagainya.

“Pejabat dan pegawai Kementerian PANRB diminta untuk menjadi contoh yang baik untuk menekan praktik korupsi,” imbuhnya.

Masalah atau tantangan bangsa yang ketiga kata dia, adalah masalah penyalahgunaan narkotika. Para ASN diminta mengingatkan saudara, keluarga, dan teman-teman untuk menjauhi obat-obatan terlarang.

“Tantangan keempat adalah bencana alam dan non-alam. Banjir bandang, gempa bumi, dan gunung meletus bisa setiap saat terjadi. Apalagi Nusantara masuk dalam lingkar cincin api atau ring of fire yakni zona dimana banyak terdapat aktivitas seismik yang terdiri dari busur vulkanik dan palung di dasar laut,” tambah Tjahjo.

Sedangkan bencana non-alam termasuk pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

“Mari kita lawan dengan memutuskan mata rantai Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat,” pesan Tjahjo, di depan para pejabat dan CPNS yang baru mengucap sumpah jabatan.

Default title

Follow Us

Social Media Followers

Random Pick

Most Readed By Users