Warga Jelambar Keluhkan Bangunan Tidak Sesuai Aturan

2 minggu ago
8

WARTALIKA.id – Warga RW 01 Kelurahan Jelambar, mengeluhkan kegiatan proyek bangunan rumah tinggal di Jalan Kav Polri Blok DX No. 1084 RW 01 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Pasalnya proyek tersebut diduga kuat melanggar aturan seperti tidak sesuai ijin mendirikan bangunan (IMB) dan hanya mengantongi plank IMB rumah tinggal tiga lantai.

Walau kerap dikeluhkan, namun disayangkan pihak kontraktor dirasakan tidak koperatif atas permasalahan ini sehingga berimbas warga yang dirugikan.

Menurut keterangan Ketua RW 01 Kelurahan Jelambar Tika Sinaga, SH, MSi. Ia mengatakan, akibat dampak pembangunan proyek itu banyak juga rumah warga yang berdampingan dirugikan karena bahan bangunan yang digunakan kontraktor berjatuhan menimpa atap rumah mereka.

“Banyak matrialnya bangunan yang berjatuhan kerumah warga seperrti seorang ibu yang tinggal berdampingan. Tak hanya itu, jika dilihat fisik bangunan nampaknya akan didirikan menjadi lima lantai,” ujar Tika dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/4) sore

Bahkan berdasarakan keterangan mandor dilokasi sambungnya, bahwa bangunan tersebut akan berdiri empat setengah lantai.

“Jika dilihat kondisi bangunan dilantai empatnya full dan di lantai limanya setengah. Namun ketika saya minta melihat gambarnya kepada mandor ternyata lima lantai,” ungkapnya.

Kemudian, dia juga melihat jarak depan bangunan itu hanya satu meter setengah. Belum lagi sisa luas jarak yang diluar cuma 85 cm itu rencananya akan dibangun tangga.

“Koq bisa ya bangunan empat lantai setengah, tetapi ijinnya tiga lantai. Kalo soal perijinan gak bakal Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Grogol Petamburan ngasih ijin lebih kecuali, diluar zona hunian. Padahal awalnya kontraktor membuat perjanjian cuma dibangun 3 lantai, tetapi ditengah jalan minta tambah,” jelas Tika.

Ia juga menegaskan, dirinya akan mencegah jangan sampai bangunan itu melanggar peraturan. Seperti ijinnya tiga lantai harus mengikuti sesuai peraturan yang ada.

Kendati demikian, Tika pun berharap kepada Citata Kecamatan Grogol Petamburan, dapat memberikan tindakan tegas. Sebab, bila ada ditindakan sanksi tegas akan membuat pemilik maupun kontraktor bangunan menjadi jera.

“Saya menilai kinerja Citata Kecamatan Grogol Petamburan tidak maksimal terkait permasalahan ini. Padahal bangunan itu sudah di segel namun tidak ada kelanjutannya. Diduga adanya permainan kongkalinglong. Saya juga melihat banyak petugas yang datang kebangunan tersebut,” jelasnya.

Disisi lain, atas keluhan warga yang diwakilkan ketua RW 01 Kelurahan Jelambar, terjadi pertemuan dengan pihak kontraktor. Pada saat itu warga mengeluhkan aktivitas pembangunan berdampak kerumah mereka kepada pihak kontraktor. Selain itu warga juga keberatan jika dibangun tidak sesuai perijinan. Atas dasar keluhan warga ini, pihak kontraktor pun akan memberitahukan permasalahan ini kepada pemilik bangunan.

Default title

Follow Us

Social Media Followers

Random Pick

Most Readed By Users