• REGIONAL
  • Perebutan Kursi Kepala Ohoi Definitif Berujung Kerusuhan di Ohoi Disuk

Perebutan Kursi Kepala Ohoi Definitif Berujung Kerusuhan di Ohoi Disuk

WARTALIKA.id – Percepatan Proses Pencalonan Kepala Ohoi Definitif Ohoi Disuk sudah berada pada tahapan Evaluasi Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Bagian Hukum Setda Maluku Tenggara dalam hal pembuatan Surat Keputusan  Penetapan Calon Kepala Ohoi Definitif Ohoi Disuk,  Finsen Yaftoran akhirnya menuai rusuh (Pengrusakan Rumah Finsen Yaftoran di Ohoi Disuk) pada tanggal 25-26 Maret 2021.

Hal ini pun dibenarkan Finsen Yaftoran saat bertemu WARTALIKA.id di Ohoi Wain 31 Maret 2021 lalu.

Awak media WARTALIKA.id saat mendokumentasi hasil rusuh tersebut ternyata sudah ada Police Line yang terpasang dia area rumah milik Finsen Yaftoran.

Finsen Yaftoran saat diminta keterangannya tentang kerusakan rumahnya mengatakan bahwa permasalahan tersebut sudah ditangani pihak Serse Polres Tual sehingga tidak banyak memberikan komentar secara rinci tentang kerusakan tersebut baik para pelaku maupun besar kerugiannya.

“Terkait proses hukum positif adalah kewenangan  pihak Polres Tual, sedangkan proses sidang Adat akan ditangani Raja Famur Danar serta  Tua-tua Adat Wain Ohoivut sehingga saya hanya menunggu panggilan dari pihak Polres Tual dan Raja Famur Danar untuk proses sidang Adat,” ungkap Finsen Yaftoran dengan nada sedih.

Menurutnya, kerusuhan tersebut diduga dimotori oleh seorang ASN asal Ohoi Disuk dengan melibatkan pelaku dari Ohoilus, Ohoinol, Ohoi Wain, Ohoi Semawi dan seorang lagi yang berasal dari Ohoi Disuk Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara.

“Kasus ini sudah menjadi kewenangan pihak Serse Polres Kota Tual,” sebutnya.

Terkait sidang Adat, kata Finsen Yaftoran bahwa dirinya sudah siap untuk menghadapi proses sidang Adat yang akan digelar Raja Famur Danar bersama Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Wain Ohoivut.

“Sedangkan tempatnya adalah kewenangan Raja Famur Danar,” imbuh Finsen Yaftoran.

Finsen Yaftoran juga menyampaikan bahwa tinggal beberapa hari kedepan ini, saudara-saudara saya Umat Muslim akan menunaikan Ibadah Puasa sehingga kemungkinan pelaksanaan Sidang Adat kemungkinan digelar setelah Hari Raya Idhul Fitri nanti.

“Dan saya menghormati hal itu,” kata Finsen.

Ditanya terkait dengan kepemilikan Kursi Jabatan Kepala Ohoi Disuk, dirinya mengatakan bahwa masih menunggu hasil keputusn Sidang Adat sesuai tuturan sejarah yang  akan disampaikan para pihak Adat dalam proses persidangan Adat.

“Dan jika saya bukan pewaris keturunan lurus maka dengan lapang dada tetap menerima amar putusan dari Raja Famur Danar,” ujar Finsen dengan nada tegas.

Dirinya berharap agar pihak kepolisian melakukan percepatan proses kriminal pengerudukan rumahnya itu ketingkat Kejari Tual guna proses persidangan.

“Kami selalu sabar dan menghormati pihak penegak hukum dalam melakukan proses tersebut, begitu pula Raja Famur Danar bersama Tokoh Adat serta Masyarkat Adat Wain Ohoivut,” tutupnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications