PWI KOORDINATORIAT JAKARTA BARAT

  • POLRI
  • Polisi Bekuk Pelaku Penusukan Remaja di Kalideres, Pengacara Korban Apresiasi

Polisi Bekuk Pelaku Penusukan Remaja di Kalideres, Pengacara Korban Apresiasi

2 minggu ago
202

WARTALIKA.id – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus pelaku inisial A kasus penusukan terhadap korban berinisial MRR.

Korban MRR diketahui tewas karena ditusuk usai bermain futsal di Jalan Bulak Teko RT 01/11, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (19/4) malam.

Pelaku A ditangkap polisi di salah satu pendopo Desa Merak, Sukamulya, Tangerang, Banten, Rabu (21/4) malam.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bahwa pelaku pembacokan terhadap korban MRR Rahmat (19) dan Putra sudah diringkus polisi.

“Kali ini kami akan melakukan rilis pengungkapkan kasus pembunuhan yang terjadi Senin 19 April 2021 malam diwilayah Kalideres. Dalam kasus ini ada dua korban. Satu korban yang meninggal dunia berinisial MRR dan korban luka berat pada bagian tangan berinisal P,” ujar Kombes Pol Ady dalam rilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (22/4/2021).

Menurutnya, kejadian ini berawal dari permainan futsal. Dimana pelaku dari tim kampung Bulak Teko Kalideres bertanding dengan kelompok korban dari tim kampung Kojan Kalideres adanya perjanjian tim yang kalah harus membayar uang sewa lapangan. sebesar Rp.365.000 dan tim futsal tidak boleh membawa orang dari luar kampung masing- masing,

Kemudian tim futsal kampung Kojan Kalideres kalah dari tim futsal kampung Bulak teko. Sebelumnya, cekcok berlanjut ke luar lapangan, dimana tim futsal kampung Kojan yang tidak terima akan kekalahanya tim Bulak Teko sehingga tim futsal Kampung Kojan tidak mau membayar uang sewa lapangan yang sudah di sepakati. Tim futsal kampung kojan mempermasalahkan pemain tim futsal kampung Bulak teko yang bukan pemain asli kampung memanggil abang-abangan atau preman kampung Bulak Teko,

Lebih jauh Ady menjelaskan tim Futsal kampung Kojan yang tidak terima akan kekalahanya menyerang kampung Bulak Teko Kalideres.

“Karena kalah jumlah Tim Futsal Kp Bulak teko memanggil abang-abangan atau preman Kp Bulak teko yang berada disekitar lokasi,” ucap Kapolres.

Diungkapkannya, tersangka IA yang pada saat itu sedang mabuk di sekitar kejadian mengambil celurit miliknya dan membantu kelompok pelaku kampung Bulak Teko.

Disaat korban MRR dan korban P sedang menengahi kedua kolompok agar tidak ribut dan bertengkar, melihat kedua korban banyak bicara tersangka IA langsung membacok korban MRR di bagian punggung belakang dan mengakibatkan korban meninggal dunia dan pelaku juga membacok korban P ke arah wajah tetapi dapat di tangkis menggunakan tangan kiri mengakibatkan luka sobek di bagian tangan kiri korban.

“Pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyian nya di salah satu pendopo di Desa Merak, Sukamulya, Lebak, banten, ” terang Ady.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara dan atau pasal 351 ayat 3 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Menanggapai hal itu, H. Sarmili SH selaku penasehat hukum korban dari kantor hukum Marslaw sangat mengapresiasi kinerja Polres Metro Jakarta Barat beserta jajarannya.

H.Sarmili kuasa hukum korban (tengah)

“Alhamdulillah berkat kegigihan dari anggota Polres Jakarta Barat dan anggota Polsek Kalideres sangat luar biasa, tidak sampai 1×24 jam tersangka dapat ditangkap,” terang H.Sarmili.

Disisi lain ia juga menilai kurangnya akhlak dan moral generasi muda dijaman sekarang ini. Karena moral ini harus dibentuk dari mulai dini maupun pada masa-masa muda.

“Maka itu adakan berbagi acara-acara keagamaan seperti pengajian agar mereka tersentuh batinnya menjadi moralnya baik,” imbuhnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP