• REGIONAL
  • Kadis PMDPPA Malra: 132 Ohoi Belum Sampaikan Dokumen Pencairan Dana Ohoi

Kadis PMDPPA Malra: 132 Ohoi Belum Sampaikan Dokumen Pencairan Dana Ohoi

WARTALIKA.id – Kadis PMDPPA Malra Maryam Matdoan membenarkan bahwa 40 persen dari Alokasi Dana Desa/Ohoi dan Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2021 belum di cairkan termasuk didalamnya 8 persen prioritas untuk penanganan Covid 19.

“Ada berbagai hal menjadi alasan yang sangat mendasar sebagai akibat dana tersebut belum dicairkan antara lain : Laporan Pertanggung Jawaban atas realisasi ADO dan Dana Desa Tahun 2020 belum disampaikan sebagai dasar untuk penetapan silpa. Kemudian APB-Des dan Perdes penetapan BLT Tahun 2021 belum disampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maluku Tenggara untuk urusan selanjutnya,” jelas Kadis PMDPPA Malra diruang kerjanya selasa 4 Mei 2021.

Lanjut Kadis PMDPPA Malra, bahwa dari 192 Desa/Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara pihaknya sudah memposting SP2D di WA Group untuk prioritas 8 persen Dana Covid 19 dan sebelum tanggal 4 Mei 2021 sebanyak 20 Ohoi sudah dapat mencairkan 40 % tahap pertama sedangkan 58 Ohoi masih proses SP2D.

“Sementara Desa/Ohoi lain tinggal saja kembali kepada setiap Kepala/Pj. Kepala Ohoi setempat dan diharapkan kepada Ohoi yang lain agar segera mungkin menyampaikan berkas dokumen pencairan Dana Tahap Pertama 40 persen kepada Dinas PMDPPA Kabupaten Maluku Tenggara guna proses selanjutnya. Karena jika ada regulasi baru tentang ADO dan Dana Desa yang belum dicair, untuk itu diharapkan kepada Para Kepala/Pj. Kepala Ohoi serta Perangkat dan Operator segera menyiapkan dokumen yang terkait dengan proses pencairan  Alokasi Dana Ohoi 40 persen tahap pertama. untuk menghindari kemungkinan adanya regulasi baru yang akan muncul,” harap Maryam Matdoan.

Menurutnya dari 192 Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara sudah dapat di proses ke KPKN sebanyak 58 Ohoi sedangkan 132 Ohoi belum menyampaikan dokumen pencairannya.

Maryam Matdoan meminta agar dapatlah saling berkoordinasi yang baik antar Para Kepala/Pj. Kepala Ohoi dan Camat setempat, serta Pihaknya untuk dapat mengatasi berbagai kesulitan yang dialami pihak Ohoi.

“Jika sebaliknya ada hal-hal diluar dugaan patut disampaikan kepada pihak Inspektorat sesuai fungsinya dan penyiapan dokumen percairan agar segera diselesaikan,” pungkasnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications