• HEADLINE
  • REGIONAL
  • Ketua Umum LSM Geram Siap Lapor Dewan Pers dan Polisi Terkait Berita Pencatutan Nama

Ketua Umum LSM Geram Siap Lapor Dewan Pers dan Polisi Terkait Berita Pencatutan Nama

WARTALIKA.id – Akibat pemberitaan yang tidak berimbang dan menyudutkan nama baiknya. Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia Alamsyah MK naik pitam.

Pasalnya Ketua Umum LSM Geram itu disebut-sebut telah membackup proyek peningkatan jalan saluran pembuangan Saradan yang berlokasi di Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

“Hal itu terungkap saat saya membaca berita di media online penabanten.com. Seorang oknum mandor bilang, kalau wartawan mau konfirmasi silahkan hubungi Bapak Alam dari LSM Geram, beliau yang berurusan disini,” ucap Ketua Umum LSM Geram, Alamsyah saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Senin pagi (10/5/2021).

Ditanya terkait kebenaran itu, Alam mengaku tidak tahu menahu soal proyek tersebut, dan tidak pernah ada wartawan yang mengkonfirmasi dirinya sebagai Ketua Umum LSM Geram soal pemberitaan pencatutan namanya tersebut.

“Mbok yah jadi wartawan itu kan harus memberitakan secara berimbang, kasih porsinya masing-masing. Jika memang oknum mandor itu mencatut nama saya sebagai Ketua Umum LSM Geram di proyek tersebut kan sudah jadi tugas wartawan buat konfirmasi kebenarannya agar pemberitaan jadi berimbang dan proporsional serta akuntabel,” tegas Alam dengan nada tinggi.

Lanjut dia, apalagi disitu ada statement dari seorang Kepala Divisi Litbang DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) yang notabene adalah sebuah organisasi pers jangan hanya sebelah pihak saja.

“Dalam pemberitaan itu jelas sudah melanggar kode etik jurnalistik Pasal 3, dan Pasal 4. Dimana pada pasal 3 dikatakan Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah sedangkan pasal 4 disebut wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul,” jelas dia seraya mendidik.

Dikatakannya, demi Allah saya tidak tahu menahu soal proyek tersebut. Ini sudah pencemaran nama baik. Alamsyah juga mempertanyakan kredibilitas oknum mandor yang sudah menyebut namanya itu.

“Di fitnah lagi aja saya, tau juga engga ada kerjaan disitu, punya siapa ga tau, siapa pemborongnya gak tau. Padahal ini masih bulan suci ramadhan bulan yang baik,” ucapnya.

Alam menambahkan, sebagai Ketua Umum LSM Geram yang merasa difitnah dia sudah meminta anggota LSM Geram Banten Indonesia untuk mengecek ke lokasi proyek dan mencari kebenarannya.

“Saya juga sudah meminta anggota Geram Banten Indonesia untuk mengecek ke lokasi proyek, bila perlu saya akan bawa persoalan ini ke ranah hukum. Ini jelas-jelas sebuah pembunuhan karakter,” tandas Alamsyah. (andrey)

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications