• REGIONAL
  • Kepala Ohoi Definitif Harus Segera Ditetapkan, Ini Pinta Camat KKT

Kepala Ohoi Definitif Harus Segera Ditetapkan, Ini Pinta Camat KKT

WARTALIKA.id – Dalam Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang dilaksanakan Camat KKT Abas A. Renwarin bertempat di halaman Kantor setempat, selain untuk melihat kehadiran para pegawainya juga menyampaikan kepada Sekcam dan Kepala Seksi Pemerintahan untuk segera mengundang Para Pj. Kepala Ohoi untuk dimintakan laporan terkait sudah sejauh mana Proses Percepatan Kepala Ohoi Definitif di masing-masing Ohoi.

Renwarin menegaskan bahwa jika Pj. Kepala Ohoi yang belum melakukan proses tersebut, maka dinyatakan indisipliner dalam tugasnya sehingga akan dievaluasi kemudian.

“Hal ini merupakan tugas utama dan terutama bagi seorang Pj. Kepala Ohoi sebagaimana tercantum didalam Surat Keputusan Bupati Maluku Tenggara tentang Penunjukannya menjadi Pj. Kepala Ohoi setempat dan diharapkan agar secepatnya melakukan proses tersebut,” tegas Renwarin.

Ia pun menyatakan sikapnya, bahwa dirinya tidak segan-segan untuk melakukan evaluasi, karena ada Pj. Kepala Ohoi yang masa tugasnya sudah mencapai lima periode, namun hingga saat ini belum juga ada pelaksanaan proses Kepala Ohoi Definitif.

“Ohoi yang belum ada Kepala Ohoi Definitif akan memberikan dampak yang tidak baik jika dipandang dari sudut penyeleggaraan tugas Pemerintahan di Ohoi tersebut. Terutama hal hal yang berhubungan dengan regulasi pemerintahan di Ohoi setempat maupun tugas kemitraan dengan Badan Saniri Ohoi (BSO) dan atau Badan Perwakilan Ohoi setempat (BPO),” sebut Renwarin.

Lanjutnya, regulasi pemerintah menghendaki agar setiap Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) harus disetujui BSO dan atau BPO Ohoi setempat, baru disampaikan ke Pemerintah Daerah untuk selanjutnya hal ini tidak dilaksanakan dengan baik sesuai koridornya maka akan memberikan kesan yang lain.

Dirinya juga berharap agar proses percepatan Kepala Ohoi Definitif ini segera berjalan serta proses pengusulan BPO dengan memperhatikan Peraturan Bupati Malra No. 212 Tahun 2019 teristimewa calon BSO dan BPO harus memiliki KTP Ohoi tersebut, dan berpendidikan paling rendah SMA/SMK dan atau sederajat.

“Selanjutnya jangan menggunakan sistem perwakilan marga akan tetapi memilih orang yang cerdas dan cakap untuk bermitra dengan Pemerintah Ohoi karena BSO dan atau BPO melaksanakan tugas Anggaran, Pengawasan dan Legislasi. Jangan karena perimbangan sehingga siapa saja tanpa seleksi langsung dipilih menjadi BSO dan atau BPO,” ujar Renwarin merincikan.

Renwarin berharap agar Para Pj. Kepala Ohoi dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah harus melaksanakan proses percepatan Kepala Ohoi Definitif dan BSO/BPO setempat.

“Saya minta mereka agar secepatnya melaksanakan proses percepatan Kepala Ohoi Definitif dan BSO/BPO,” tandasnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications