• REGIONAL
  • Camat Kei Kecil Timur Laksanakan Sertijab Pj Kepala Ohoi Marfun

Camat Kei Kecil Timur Laksanakan Sertijab Pj Kepala Ohoi Marfun

WARTALIKA.id – Pasca meninggalnya Kepala Ohoi Marfun Mathias Rahabav di Jakarta belum lama ini, maka demi kelancaran pelaksanaan tugas Pemerintahan di Ohoi Marfun oleh Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun segera mengisi kekosongan ini dengan seorang Pj. Kepala Ohoi agar segera melakukan proses percepatan pencalonan Kepala Ohoi Definitif di Ohoi Marfun Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaen Maluku Tenggara.

Camat Kei Kecil Timur Abas A. Renwarin berdasarkan Surat Keputusan Bupati Maluku Tenggara melakukan Serah Terima Jabatan dari Plh Kepala Ohoi Marfun kepada Pj. Kepala Ohoi Marfun yang baru bertempat diruang kerjanya.

Renwarin dalam sambutan lisannya berharap kepada Pj. Kepala Ohoi Marfun Lobya Rahabaf agar segera datang di Ohoi Marfun untuk melaksanakan Rapat Perdana dengan Perangkat  Ohoi, Kelembagaan Ohoi serta Masyarakat Adat setempat untuk lebih dekat dan dikenal warga setempat.

Ia juga meminta Pj. Kepala Ohoi Marfun agar dapatlah membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, baik internal perangkat ohoi maupun kelembagaan serta masyarakat.

“Tetap menggunakan perangkat dan kelembagaan yang ada, karena Ohoi Marfun ini kecil dan tingkat SDM nya agak susah. Perlu juga diingatkan karena tugas seorang Pj. Kepala Ohoi itu sangat berat terutama dalam hal percepatan proses pencalonan Kepala Ohoi Definitif,” tegas Renwarin.

Renwarin juga menambahkan bahwa proses Kepala Ohoi Definiif ini harus melalui semua tahapan secara berurutan artinya dimulai dari Penyampaian Surat dari Pj. Kepala Ohoi ke BSO yang berwenang melakukan Proses, setelah BSO menerima Surat Pj. Kepala Ohoi setempat, kemudian BSO menyurati Marga keturunan tentang permintaan bakal calon Kepala Ohoi tersebut.

“Semua syarat umum dan khusus terpenuhi baru Marga keturunan menyiapkan berkas bakal calon untuk diantar ke Raja yang berwenang guna meminta Rekomendasi Raja. Pada gilirannya Raja akan mempelajari berkas tersebut secara seksama untuk dijadikan sebagai dasar untuk dapat/tidaknya terbit Rekomendasi Raja Utan Loor bersangkutan,” jelas Renwarin.

Renwarin sebelum menutup penjelasannya mengatakan, Jangan coba-coba jika berkas belum siap melalui tahapan lalu potong jalan pintas ke Bupati.

“Itu sama saja melanggar aturan, maka saya tidak akan segan segan menindak tegas. Karena melangkahi regulasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara,” tutupnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications