• REGIONAL
  • Musyawarah Revitalisasi Kelembagaan Ohoi Marfun, Warga Pertanyakan Kredibilitas Pj Kepala Ohoi

Musyawarah Revitalisasi Kelembagaan Ohoi Marfun, Warga Pertanyakan Kredibilitas Pj Kepala Ohoi

WARTALIKA.id – Pasca Penunjukan Pj. Kepala Ohoi Marfun Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara oleh Bupati M. Taher Hanubun kepada Lobya Rahabav setelah Mathias Rahabav Kepala Ohoi Marfun meninggal dunia bulan April 2021, maka setelah mencermati Kelembagaan Ohoi oleh Pj. Kepala Ohoi dan Sekretaris Ohoi Marfun terhadap Kelembagaan yang ada di Ohoi Marfun harus dilaksanakan Musyawarah Revitalisasi serta komposisi dan personalia berdasarkan nomenklautur yang berlaku.

Hal ini disampaikan Bernardus Rahabav Sekretaris Ohoi Marfun usai kegiatan tersebut bertempat di Balai Rakyat Ohoi Marfun, Jumat 4 Juni 2021. Musyawarah Ohoi Marfun itu diikuti Perangkat Ohoi, semua Kelembagaan Ohoi serta Masyarakat setempat.

Berbardus Rahabav yang panggilan akrabnya Berry membuka musyawarah tersebut yang diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan arahan umum terkait maksud dan tujuan pelaksanaan Musyawarah tersebut, dengan dilakukan perampingan struktur yang berlebihan serta menghilangkan kelembagaan yang tidak memberikan azas manfaat bagi masyarakat sehingga berakibat kepada pemborosan anggaran serta pendoubelan personil dalam komposisi dan personalia kelembagaan yang ada.

“Benar bahwa tujuan Pemerintah terhadap Dana Desa (DD) adalah berbasis pemberdayaan masyarakat akan tetapi harus memberikan azas manfaat bagi masyarakat,” kata dia. Jumat (4/6).

Lanjutnya, lebih ironisnya lagi bahwa kelembagaan itu ada, namun tidak menunjukan aktivitas sesuai dengan maksud dan tujuan kelembagaan itu sendiri (Notabene) ada Kelembagaan tapi tidak ada aktivitas yang menonjol.

Berry juga menambahkan bahwa terkait Tugas Pokok dan Fungsi Kerja Perangkat Ohoi dan kelembagaan akan dilakukan dalam sebuah kegiatan terpisah termasuk Musyawarah Luar Biasa terhadap BUMDES/BUMO yang selama ini berjalan.

“Namun tidak pernah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa yang tak nampak pada pendapatan APBOhoi setiap tahun berjalan sejak BUMDES/BUMO Ohoi Marfun diresmikan,” tambahnya.

Menurutnya, kesemuannya ini dilakukan demi penyederhanaan kelembagaan agar menghindari kebocoran kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), sehingga lebih memberikan perhatian kepada pembangunan yang berbasis kinerja dan masyarakat (efisiensi Anggaran Desa Marfun).

“Hal itu agar lebih memperhatikan kegiatan kegiatan yang memberikan azas manfaat bagi orang banyak,” sebut Berry.

Sekretaris Ohoi Marfun itu juga menyebut bahwa Perangkat dan Pelaku kelembagaan diminta perhatian terhadap kinerjanya, sehingga jangan terkesan Perangkat Ohoi itu hanya jadi security Kantor Ohoi alias hadir untuk menjaga kantor namun tidak bekerja.

Setelah pelaksanaan Musyawarah ini dirinya akan menjelaskan tupoksinya kepada setiap Perangkat agar dapat memahami sepenuhnya terhadap tugas pokok dan fungsi kerjanya.

“Mengapa harus demikian. Karena kegiatan yang dibiayai dengan Dana Desa bernilai lebih dari lima juta maka akan dibentuk Tim Pengelola Kegiatan (TPK) guna menangani pelaksanaan kegiatan tersebut dibawah pimpinan Kepala Urusan dan atau Kepala Seksi serta unsur kelembagaan bersangkutan serta masyarakat lainnya,” bebernya.

Sementara Tokoh Masyarakat Ohoi Marfun, Tonny Rahabav menyatakan kekesalannya terhadap keidakhadiran Pj. Kepala Ohoi Marfun Lobya Rahabaf yang selama ini tak pernah hadir di Ohoi Marfun setelah ditetapkan menjadi Pj. Kepala Ohoi setempat.

“Karena Musyawarah Ohoi merupakan momentum penting bagi masyarakat Ohoi Marfun dan mengapa tidak hadir?,” kesal dia.

Kata Tonny juga bahwa jika tidak ingin menjadi Pemimpin di Ohoi Marfun haruslah sportif menyampaikan pernyataan pengunduran diri dari jabatan tersebut.

Ditanya lagi tentang Musyawarah BUMO luar biasa rencana pelaksanaannya kapan? Berry menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan, karena rencana pemerintah bahwa tahun 2022 BUMDES/BUMO lebih dioptimalkan sebagai tulang punggung Desa/Ohoi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Ohoi.

“Saya berharap kepada semua elemen Ohoi bersama masyarakat agar bersama-sama membangun Ohoi Marfun yang lebih baik dan maju daripada saat ini,” tutup Berry.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications