• REGIONAL
  • Bupati Malra Sambut Kunjungan Uskup Agung Mandagi

Bupati Malra Sambut Kunjungan Uskup Agung Mandagi

WARTALIKA.id – Mgr. Petrus Canisius Msc selaku Uskup Agung Meroke yang juga menjabat sebagai Administrator Keuskupan Amboina itu berkesempatan melaksanakan Kunjungan Gerejani di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual dalam rangka Pentabisan Gedung Baru Gereja St. Yoseph Ohoijang yang terletak di Ibu Kota kabupaten Maluku Tenggara serta Gedung baru Gereja St. Fransiskus Xaverius Tual yang terletak di Ibu Kota Tual.

Minggu petang, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Msc tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra dari Ambon dijemput Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun bersama Wakil Uskup Kepulauan Kei Kecil dan Wakil Uskup Pulau Kei Besar bersama Panitia langsung diantar menuju gereja St. Yoseph Ohoijang.

Setelah mengunjugi Gedung Baru Gereja St. Yoseph Ohoijang, Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun langsung mengundang Mgr. Petrus Canisius Mandagi Msc dan kedua Wakil Uskup Kei Kecil dan Kei Besar guna jamuan santap bersama di kediaman Rumah Dinas Bupati Maluku Tenggara di Kota Tual.

Hadir dalam Jamuan Santap bersama itu, Mgr. Petrus Canisius Mandagi Msc, Bupati M. Taher Hanubun, Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Drs. A. Yani Rahawarin dan kedua wakil Uskup Kei Kecil dan Kei Besar, sejumlah OPD lingkup Pemda Malra serta para Pastor lainnya, sedang dalam jamuan santap bersama itu Mgr. Petrus Canisius Mandagi Msc sempat mengungkapkan kita sesama manusia di Kasihi Allah, hal ini harus kita bawa terus karena seringkali justru agama menghancurkan kita.

“Padahal agama harus memperbaiki kita, membuat kita lebih manusiawi, bukan sebaliknya karena agama kemanusian itu hancur,” ungkap Mgr. Petrus.

Mandagi juga mengatakan bahwa dirinya juga memiliki pertemanan yang sangat akrab walaupun beda agama. “Jangan karena perbedaan dalam iman membuat kita tidak boleh berteman itu sebuah kesalahan besar,” kata Mandagi.

Ia menegaskan kepada warga Katolik di Kepulauan Kei agar membangun komunikasi sesama manusia antar umat beragama, kerukunanan seperti ini terlihat dalam sejarah kepulauan Kei bahwa agama dapat memisahkan, karena Iman akan tetapi hubungan kekeluargaan adalah satu karena tiga orang bersaudara kandung terbagi yang sulung beragama Muslim, yang Tengah beragama Protestan dan yang Bungsu beragama Katolik tanpa paksaan.

“Hal seperti ini harus terjaga dengan baik dalam tata kehidupan antar umat beragama,” tegas Mandagi Uskup Agung Meroke itu.

Mgr. Petrus Canisius Mandagi menyatakan rasa terima kasih kepada Bupati Maluku Tenggara M. Taher Hanubun bersama jajarannya atas pelayanan Jamuan santap bersama di malam hari ini.

“Semoga kita sesama manusia tetap di kasihi Allah,” tutup Mandagi. (Gerry Ngamel)

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications