• MEGAPOLITAN
  • Ketua PCNU Jakbar Ajak Sarmili Pria yang Mengaku Ketua PCNU Tabbayun

Ketua PCNU Jakbar Ajak Sarmili Pria yang Mengaku Ketua PCNU Tabbayun

WARTALIKA.id – Ketua PCNU Jakbar dan PLT Ketua Bang Japar Indonesia (BJI) Presda Jakarta Barat sama-sama menyatakan sikap prihatin atas kejadian yang tengah menimpa Ketua Yayasan Mars Bintang Harapan Indonesia (MBHI), H. Sarmili melalui video yang viral terkait dugaan pengancaman dan kepemilikan senjata api di kawasan Apartemen City Garden, Jakarta Barat pada hari Kamis (22/7/2021) kemarin.

“Tersiar video yang viral kemarin itu, pada intinya pada semua temen-temen wartawan yang bertanya bahwa pak Sarmili ini memang benar salahsatu dari pengurus PCNU Jakbar, ia adalah Bendahara Lembaga Penyuluh dan Bantuan Hukum (LPBH) PCNU Jakbar,” terang Ketua PCNU Jakbar H. Agus Salim saat melakukan tabbayun (klarifikasi-red), bersama H. Sarmili di kantor PCNU Jakarta Barat, Ruko City Park Business CBD Blok B2 No. 15 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Sabtu (24/7/2021).

Menurutnya, terlepas beliau dalam video tersebut mengatakan sebagai Ketua PCNU Jakbar, itu sesungguhnya tidaklah benar. Mungkin karena spontan dan khilaf.

“Bagi saya itu hal yang biasa namanya juga manusia. Maka itu saya panggil pak Sarmili ke sini untuk tabbayun kepada seluruh pengurus PCNU se-Indonesia terkait ucapan dalam video tersebut, karena hal itu sudah ramai di grup PCNU. Sebab Ketua PCNU Jakbar sampai saat ini masih dijabat oleh saya sendiri, H. Agus Salim,” ucapnya.

Mudah-mudahan masalah ini clear sampai hari ini dan tidak lagi ada pertanyaan tentang hal itu.

“Kalimat yang keluar dari pak Sarmili semua itu spontan. Saya pahami itu, reaktif. Karena beliau manusia, kita manusia pasti ada kesahalan,” imbuhnya.

Baca Juga: Sarmili Minta Maaf Atas Insiden Video Viral Bawa Pistol di Jakbar

Sebelumnya ramai diberitakan, terkait video viral seorang pria bertubuh besar yang terekam kamera telepon genggam membawa senjata api (senpi). Dalam video yang beredar di group WhatsApp dirinya sedang bersitegang dengan warga di Apartemen City Garden, Jakarta Barat, pada Kamis (22/7/2021) kemarin.

H. Sarmili yang merupakan orang dalam video viral tersebut meski dinyatakan tidak bersalah namun dengan jiwa ksatria dirinya tetap meminta maaf kepada masyarakat.

“Ucapan saya kemarin merupakan bentuk ketidaksengajaan atau reflek juga kekhilafan. Saya pribadi dan keluarga meminta maaf atas ucapan saya yang viral dalam video tersebut. Tidak ada niatan apapun saya hanya mempertahankan kebenaran,” ucap Sarmili. Sabtu (24/7/2021).

Ia menjelaskan kronologi awal insiden tersebut dimana pada saat itu ia sedang membereskan batu pembangunan rumah anak yatim piatu. “Saya di videoin dari belakang. Saya bilang sama ibu berinisial SLU itu, jangan videokan kami karena saya punya hak asasi manusia jika mau videokan izin dulu dengan kami”.

Masih kata Sarmili, saat itu SLU berkata, ini pembangunan buat apa?, bangun apa?, untuk apa?, saya gak kenal anak yatim.

“Maka disitulah emosi saya terpercik. Kalau masalah urusan yang lain silahkan didepan jangan di rumah anak yatim, karena pada hakekatnya ibu itu sudah menyewa pengacara maka kita tempu melalui jalur hukum,” terang Sarmili.

Lanjut dia, kemudian saat itu saya minta klarifikasi dan akhirnya tanpa disengaja ada yang memvideokan dari samping senjata yang saya peroleh secara legal.

“Saat itu saya tidak ada menggenggam senjata, pada saat berdebat saya hanya mengakat tangan, jadi mereka melihat dari sisi samping. Bahkan ada salahsatu karyawan saya sempat menutupi baju saya yang tersingkap,” imbuh dia.

Menurutnya, penyebabnya saat itu mereka menanyakan soal rumah anak yatim, tidak nyambung, ada perkara lain namun malah soal rumah anak yatim yang diungkit.

“Disitulah saya sangat emosi. Karena memang saya gemar melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ada rejeki sedikit saya sumbangkan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ucapnya.

Ia menuturkan dalam perdebatan itu, mereka mengaku dari warga dan saya tanya ini warga yang mana. “Ini kan ada pengelola, silahkan datang ke pengelola sedangkan kami disini hanya sebagai operator”.

Ditanya terkait dirinya yang mengaku sebagai penasehat wartawan. Sarmili membenarkan jika ia memang menjadi penasehat wartawan di Banten dan bukan di salahsatu organisasi wartawan.

“Bukan penasehat organisasi wartawan tapi saya adalah penasehat hukum di dua media provinsi Banten,” tegas Sarmili.

Baca Juga: Kornel Ungkap Kontribusi Sosok H. Sarmilih di Masyarakat

Sementara terkait senjata api yang dimilikinya, ia mengaku bahwa senjata tersebut diperoleh karena kebutuhan pribadi sesuai dengan penugasan dari perusahaan saat ke luar kota dan daerah terpencil.

“Jadi karena suka keluar daerah takut membahayakan diri, makanya untuk melindungi diri sendiri, saya mengajukan surat kepemilikan senjata. Izinnya kurang lebih sudah hampir setahun dan itu peluru karet,” ungkap dia.

Ormas Bang Japar Indonesia Presda Jakbar Klarifikasi

Terpisah, PLT Ketua Ormas Bang Japar Indonesia (BJI) Presda Jakbar, Ricky Wibowo membenarkan jika H. Sarmili memang sebagai pembina di Bang Japar Indonesia Presda Jakbar.

“Saya selaku Plt Ketua Bang Japar Indonesia Presda Jakbar dengan adanya video yang tersebar dan menjadi viral di WhatsApp grup antar ormas atas pengakuan H. Sarmilih sebagai pembina Ormas BJI, memang beliau adalah benar pembina kami,” kata Ricky kepada wartawan pada Jumat (23/7).

Baca Juga: Warga Sipil Boleh Memiliki Senjata Api, Ini Syaratnya

Kemudian yang kedua terkait dengan senjata yang terselip di pinggangnya. Menurut Ricky selagi itu adalah berizin dan legal mempunyai surat-surat resmi dari kepolisian, hal itu tidak masalah selama senjata itu tidak digunakan sebagai arogansi di lapangan.

“Saya juga mewakili H. Sarmili menghaturkan permohonan maaf kepada masyarakat luas atas insiden video yang viral itu yang membawa nama Ormas BJI sehingga membuat resah. Karena setelah saya minta penjelasan beliau, semua itu karena emosi sesaat di lokasi kejadian dimana ia didatangi orang banyak dan diberondong dengan pertanyaan terkait rumah yatim piatu,” tandasnya. (Drey)   

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications