• POLRI
  • Polda Metro Jaya Tempel Stiker Vaksin di Rumah Warga

Polda Metro Jaya Tempel Stiker Vaksin di Rumah Warga

WARTALIKA.id – Program vaksinasi merdeka yang digagas Polda Metro Jaya ini telah dilakukan 1 Agustus hingga 17 Agustus 2021, pihak kepolisian menargetkan 100 persen warga DKI Jakarta sudah mendapatkan vaksin dosis pertama 16 Agustus nanti, Jakarta, Jumat (13/8/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, menjelaskan Polda Metro Jaya berencana menempelkan stiker ke rumah-rumah warga di DKI Jakarta yang belum menerima vaksinasi Covid-19.

Yusri mengatakan, pemasangan stiker merupakan salah satu terobosan untuk mempermudah relawan dan tenaga kesehatan mengetahui warga yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, jumlah penerima vaksin Covid-19 di Jakarta secara persentase sudah mencapai 98,1 persen.

“Tinggal 180 ribu warga dari 9 juta warga yang bekerja di Jakarta,” kata Yusri saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).

Yusri menyebut, warga yang mendatangi gerai-gerai Vaksinasi Merdeka semakin berkurang. Sehingga, perlu mengubah strategi agar target segera tercapai pada 17 Agustus 2021.

Salah satunya dengan metode door to door.
“Nah kami berinovasi sekarang kita jemput bola, kita door to door. Yang tahu kalau di lingkungan itu belum vaksin siapa? Pak RT. Si fulan sudah divaksin, ini sudah, nah dia bikin striker itu lah. Jadi nanti kita gampang mendatanginya,” ujar dia.

Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya

Diketahui, Polda Metro Jaya mengusung sebuah program yang diberinama ‘Vaksinasi Merdeka’ untuk membantu pemerintah memenuhi target vaksinasi Covid-19.
Polda Metro Jaya menggandeng elemen masyarakat seperti mahasiswa, Resimen Mahasiswa, dokter, perawat, sampai pengurus RT/RW untuk mensukseskan program Vaksinasi Merdeka.
Mereka yang terlibat ditempatkan di 687 gerai vaksin yang tersebar di 900 RW wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Masih kata Yusri, alasan jemput bola ke rumah warga sebab saat ini terpaut semakin sedikit warga yang melakukan vaksinasi di gerai yang telah disiapkan. Polda Metro Jaya vaksinasi warga DKI Jakarta saat ini sudah mencapai angka 98,1 persen.

Dengan jumlah itu, tersisa sekitar 180 ribu lagi warga yang belum mendapat suntikan vaksin tersebut.

Covid-19 Dosis Pertama Capai 100 Persen
Kepolisian berharap melalui penempelan stiker itu nantinya dapat menjadi tanda bagi warga yang belum divaksin untuk didatangi oleh petugas dan melakukan vaksinasi secara door to door.

“Makin hari kan makin sedikit yang datang ke gerai, kita berinovasi sekarang kami jemput bola door to door. Yang tahu kalau di lingkungan itu belum vaksin kan Pak RT. Kita koordinasi dengan RT setempat supaya mempercepat vaksinasi,” jelas Yusri.

Melalui metode jemput bola itu, Yusri berharap menjelang 17 Agustus nanti seluruh warga sudah divaksinasi. Sebab, setelah tanggal tersebut warga tidak bisa lagi datang ke gerai untuk melakukan vaksinasi.

“Dilakukan secara door to door agar mengetahui di mana rumah yang belum divaksin, RT setempat kan yang lebih tahu, pak RT nanti yang tempeli stiker,” tutupnya.

Sebagai informasi, perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta banyak tempat atau fasilitas publik mewajibkan penggunaan sertifikat atau surat bukti vaksinasi Covid-19.

Jika belum divaksin, warga tak bisa mendapat sejumlah layanan publik baik pelayanan umum maupun komersil.

Seperti yang diberlakukan di sejumlah mall di Jakarta yang mewajibkan Scan QR sebelum masuk melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Sertifikat vaksin diwajibkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di Jawa dan Bali.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications