• REGIONAL
  • Perkembangan Terkini Pertumbuhan Jahe di Kebun Umum Ohoiseb

Perkembangan Terkini Pertumbuhan Jahe di Kebun Umum Ohoiseb

WARTALIKA.id – Abdul Razak Let Let Pj. Kepala Ohoi Ohoiseb Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan (KKTS) mengatakan bahwa Perkembangan pertumbuhan Jahe di Kebun Umum Ohoiseb Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan sungguh menjanjikan masa depan masyarakat Ohoiseb hanya karena merupakan komoditi baru bagi pihaknya dalam perawatan dan pemeliharaan serta  cara pemindahan rimpang yang sudah memenuhi syarat pindah tanam di lahan baru.

“Kenyataannya bahwa pertumbuhannya sungguh pesat karena nampak sudah terdapat rimpang baru yang bermunculan sehingga tak lama lagi dipindah tanam di lahan baru,” tuturnya. Minggu, 15 Agustus 2021.

Untuk itu, lanjut dia penanaman tahap ini untuk mencari benih/bibit untuk masyarakat Ohoiseb di tahun 2022 dan saat ini diusahakan bisa mendapatkan 2.500  pohon sehingga jika ditemukan sekuming jahe yang menghasilkan 1-2 kg.

“Maka sudah tentu 1 kg dijadikan bibit dan sisanya dijual dengan harga pasaran di Kabupaten Malra dan Kota Tual saat ini 100 ribu/kg maka pasti memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat,” sebut Abdul Razak Let Let.

Menurutnya bahwa komoditi ini sangat bermanfaat bagi petani karena sulit diserang hama apalagi hama babi, sehingga tidak perlu petani menyiapkan pagar hanya saja dibutuhkan perhatian dalam hal pemeliharaan dan perawatan teristimewa pemindahan rimpang guna mendapatkan tambahan produksi bagi petani itu sendiri.

Razak Let Let menambahkan bahwa kedepan setiap petani cuk mendapatkan benih tersebut cukup lima kg, maka sudah tentu akan berkembang menjadi 50 kg bahkan lebih.

“Asal saja petani rajin memperhatikan rimpang yang muncul untuk dipindah tanam di lahan yang tersedia,” sebut Razak Let Let.

Dirinya juga berharap keada masyarakat Ohoiseb agar dapatlah menahan diri dan bila dapat selalu datang dikebun umum ini untuk mengikuti tata cara pemeliharaan, perawatan dan pemindahan rimpang.

“Sehingga kedepan pasti kita semua bisa menjadi petani jahe di Kabupaten Maluku Tenggara,” ajak Let Let penuh harapan.

Lebih lanjut ia katakan, bahwa lahan kebun umum yang sudah tersedia kurang lebih 3 hektar dan yang sudah ditanam 1 ha lebih dan jika sisanya pasti akan terisi bila perkembangan rimpang lebih cepat maka pasti 3 hektar akan terisi semua hasil pemindahan tanam dengan rimpang yang tersedia.

Akhirnya Abdul Razak Let Let berharap kepada Petani Ohoiseb agar dapat meluangkan waktu untuk datang di kebun umum guna melihat secara dekat terhadap tata cara menanam jahe sekaligus perawatan, pemeliharaan dan pemindahan tanam rimpang di lahan baru yang sudah tersedia agar kelak nanti sebagai pengalaman dalam melakukan penyemaian sekaligus pemindahan tanam di lahan baru.

“Saya berhasil pasti anda berhasil dan Ohoiseb berhasil sebagai Ohoi unggul atas komoditi jahe,” tutupnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications