• REGIONAL
  • Sayuti Fakoubun Pertanyakan Pencairan Anggaran ADO dan Dana Desa Oleh Pj Kepala Ohoi Maar

Sayuti Fakoubun Pertanyakan Pencairan Anggaran ADO dan Dana Desa Oleh Pj Kepala Ohoi Maar

WARTALIKA.id – Sungguh ironis Sayuti Fakoubun di lantik sebagai Kepala Ohoi Maar Definitif pada 20 Mei 2021 keesokan harinya 21 Mei 2021 oleh Pj. Kepala Ohoi Maar yang sudah demisioner berkesempatan mencairkan Alokasi Dana Ohoi (ADO) dan Dana Desa (DD) untuk membayar Tunjangan Perangkat, BLT Tahap I, sedangkan dana sisa tidak dipertanggung jawabkan serta tidak ada serah terima kepada Kepala Ohoi Definitif Sayuti Fakoubun kemudian Pj. Kepala Ohoi sudah raib kabur dengan dana tersebut.

Lebih fatal lagi bahwa LPJ Tahun 2020 belum juga disampaikan ke pihak Inspektorat Kabupaten Maluku Tenggara tapi anehnya dana tahun 2021 bisa tercairkan, hal hal seperti ini perlu menjadi perhatian para pihak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kerjanya.

“Kalau sudah seperti ini siapa yang harus dipersalahkan dan semoga dalam pengurusan sebagai Kepala Ohoi Maar definitif tentang hal Keuangan jangan lalu dijadikan sebagai hambatan dalam pengurusan selanjutnya,” pinta Sayuti Fakoubun.

Lanjutnya, perlu juga agar semua pekerjaan fisik tahun 2020 harus uji petik lapangan supaya mendapatkan hasil sesuai realias lapangan kemudian diserahkan kepada Kepala Ohoi Definitif.

“Kini masyarakat setempat sudah mulai berkoar koar tentang hal ini, belum lagi terkait Penglolaan Dana BUMO yang sungguh sensitif  karena anggaran tahun 2020 BUMO menganggarkan Dana Rp 220.000.000 untuk pengadaan mobil penumpang type L300 dan sudah dilunasi, namun sampai saat ini mobil tersebut tak kunjung tiba,” beber Sayuti Fakoubun.

Bendahara Ohoi hanya sebagai pot bunga dan duduk tanpa menyimpan uang satu sen dari pencairan tersebut, oleh Bendahara mengetahui bahwa satu unit motor dinas ohoi dititip di salah satu rumah di Desa Fiditan Kota Tual sehingga Bendahara sempat mengamankan kembali di Ohoi Maar dan dititip aman di Kantor Ohoi Maar sampai sekarang.

Sayuti Fakoubun Kepala Ohoi Maar Definitif dalam menjalankan tugas keseharian sesuai dengan apa adanya dan dirinya berharap esok Rabu akan segera bersama Bendahara mengurus Dana BLT Tahap II dan III.

“Karena itu Hak 35 orang masyarakat penerima manfaat semoga jangan ada hambatan dalam pengurusan ini,” harapnya.

Menurut dia bahwa masih terdapat banyak hal yang berlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terkait proses pencairan Dana Ohoi Maar, karena LPJ Tahun 2020 belum disampaikan kenapa Dana Tahun 2021 bisa dicairkan.

“Saya agar para pihak terkait dengan kasus ini segera mengambil langkah cepat dalam menindaklanjuti semua pergerakan Mantan Pj. Kepala Ohoi Maar,” tutupnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications