• REGIONAL
  • Kajari Tual Jelaskan Proses Tindak Pidana Korupsi Dana Desa

Kajari Tual Jelaskan Proses Tindak Pidana Korupsi Dana Desa

WARTALIKA.id – Karena Kajari Tual berhalangan Temu Tamu maka penjelasan proses Tipikor atas Dugaan Dana Desa diwakilkan kepada Jaksa Iwan, Kasi Intel Kejari Tual untuk berkenaan memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan bertempat di Kejaksaan Negeri Tual, Kamis pagi, 19 Agustus 2021.

Iwan menjelaskan bahwa proses yang sudah berjalan adalah Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa atas nama Isnaen Kobarubun mantan Pj. Kepala Ohoi Abean Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara yang sudah mendapatkan putusan inkrah dan sudah status terpidana.

Ditanya terkait dengan diri terpidana adalah seorang Pegawai Negeri Sipil, Iwan menjelaskan bahwa itu adalah urusan dan tanggung jawab pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal ini Bupati Maluku Tenggara selaku Pembina Kepegawaian.

Dirinya sempat menyinggung tentang masyarakat yang menilai bahwa sering terjadi lamban dalam proses penyelidikan sampai kepada penyidikan.

“Hal ini disebabkan karena kondisi riil Kejaksaan Negeri Tual yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia, karena Jaksa hanya 6 orang termasuk Kajari Tual sehingga terjadi pembagian Tim pada Perkara Tipikor berakibat terdapat keterbatasan dan kekurangan tenaga Jaksa,” jelas Iwan.

Dengan keterbatasan Anggota Jaksa di Kejaksaan Negeri Tual ini  diharapkan agar adanya perhatian para pihak untuk kebutuhan tenaga pada Kejaksaan Negeri Tual sebagaimana diungkapkan Jaksa Iwan Kasi Intel Kejari Tual ini. Sementara diruang Kasi Intel banyak tempat yang masih lowong seperti Kasubsi-Kasubsi sementara masih tertumpuk berkas kasus yang menjadi tanggung jawabnya.

“Sedangkan terkait Dugaan Tindak Pidana atas nama Wasna Rumaf Kepala Bagian Kesra Setda Maluku Tenggara masih dalam penyidikan dan dalam waktu yang tidak lama lagi berkasnya lengkap untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor di Ambon,” jelas Iwan.

Menurutnya masih banyak kasus seperti Desa Dullah Laut dan Desa Fair masih dalam penyelidikaan dan tak lama lagi akan masuk dalam proses penyidikan.

“Ketika semua struktur pada Kejaksaan Negeri Tual terisi maka tentunya volume pekerjaan dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Saya juga berharap agar perhatian para pihak terhadap kebutuhan tenaga dapat terkabulkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tutup Iwan.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications