• REGIONAL
  • Umat Katolik Giat Devosi Arca Bunda Maria dan Ditaktakan di Goa

Umat Katolik Giat Devosi Arca Bunda Maria dan Ditaktakan di Goa

WARTALIKA.id – Akibat termakan usia dari Goa Maria pertama yang dibangun Kelompok Katagorial Kongregasia Maria Stasi Letwuan pada tahun 1967 bertempat di lokasi Gereja Pertama tempat pembaptisan pertama Umat Katolik di Ohoi Letvuan sehingga perlu di dipugar dan dibangun kembali oleh Kelompok Katogorial Kongregasi Maria detmpat. Hal ini disampaikan Martina Mayabubun Ketua Dewan Pastoral Stasi (DPS) Letvuan disela sela kegiatan Perarakan Arca mengelilingi 10 Rukun yang terdapat di Stasi Letvuan, Selasa 7 Sepember 2021.

Martina Mayabubun menjelaskan bahwa rehabilitasi dan Pemugaran Goa Maria di Stasi Letwuan ini dirasa penting karena Goa Maria tersebut sudah termakan usia, sehingga mendapat perhatian umat stasi setempat terhadap Rehabilitasi Goa tersebut.

“Karena perkembangan ohoi/stasi Letwuan sungguh sangat pesat sehingga lokasi goa dan atau tempat bekas Gereja Pertama perlu di jaga sebagai sebuah aset Gereja Katolik di Stasi Letwuan,” ungkap Martina.

Martina menambahkan bahwa mengapa perhatian Umat Stasi Letwuan sangat antusias membangun/merehabilitasi Goa Maria tersebut? hal ini dikarenakan Bunda Maria adalah satu-satunya bagi Umat Katolik dimanapun berada, Bunda Maria adalah Bunda Pengantara bagi Umat Katolik saat berkomunikasi/berdoa dengan Tuhan.

“Bunda Maria senantiasa  menerima semua Doa dan Permohonan setiap orang, kelompok, keluarga baik berdoa di bulan Mei dan Oktober maupun mellui Doa Novena Tiga Salam Maria tetap diterima untuk disampaikannya Puteranya Yesus Kristus,” ujar Martina terharu dan sedih.

Dikatakannya, umat Stasi Letwuan secara aklamasi menyumbangkan pikiran, tenaga maupun sumbangan dana terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut baik dari dalam Ohoi Letwuan maupun Sanak Saudara serta Keluarga Ohoi Letvuan yang berada di Wilayah Republik Indonesia ini.

“Sehingga Dana yang terkumpul untuk biaya pkerjaan tersebut mencapai Lima Ratus Juta dan tenaga kerja diambil dari generasi muda Letwuan yang memiliki keahlian dibidang pekerjaan tersebut,” tuturnya.

Kegiatan Devosi tersebut dimulai pada jam 15.35 WIT hingga jam 20.55 WIT baru berakhir di Goa tempat pentaktahan dilanjutkan dengan kegiatan Doa perorangan, keluarga, kelompok dan lain lain walaupun belum dilaksanakan pemberkatan dan pengresmian Goa tersebut.

Ditanya terkait dengan Misa Pemberkatan dan Peresmian, Martina menjelaskan bahwa hari ini Selasa 7 September 2021 Umat stasi Letvuan melaksanakan kegiatan perarakan ini yang juga bertepatan dengan Hari Nen Dit Sakmas.

“Kemudian nanti esok Rabu 8 September 2021 akan dilaksanakan Misa Peresmian dan Pemberkatan yang juga bertepatan dengan Pesta kelahiran Bunda Maria berdasarkan kalender Tahun Liturgi Gereja Katolik,” ulas Marti Mayabubun.

Martina Mayabubun berharap kepada Umat Stasi Letvuan agar sarana keagamaan yang  sudah tersedia sehingga selalu dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya.

“Saya juga berharap perhatian bersama dalam pemeliharaan, perawatan  dan pengamanan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi Umat sekalian, Amin.” tutupnya.

IKUTI KAMI

WARTALIKA TV

MOTIVASI HIDUP

Wartalika.id Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications