Goliat Yaftoran Penjabat Kepala Ohoi Disuk yang Energik dan Merakyat

Goliat Karel Fransiskus Yaftoran
Foto : Goliat Karel Fransiskus Yaftoran
GTV

WARTALIKA.id – Menyambut Dirgahayu RI ke 74 tanggal 17 Agustus 2019 dengan Tema Nasional “SDM Unggul Indonesia Maju“, maka untuk mewujudkan makna dari tema sentral ini, Penjabat Kepala Ohoi Disuk Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara, Goliat Karel Fransiskus Yaftoran berkesempatan membagikan alat tulis menulis kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA yang berasal dari Ohoi Disuk. Hal ini dilakukannya bersama Kepala SD NK Iswadi di Balai Rakyat Ohoi Disuk Sabtu 3 Agustus 2019.

Goliat Yaftoran mengatakan bahwa alat tulis menulis yang diberikan kepada para siswa-siswi asal Ohoi Disuk ini memiliki nilai harga yang relatif kecil, “namun itu bukanlah merupakan sebuah indikator pemikiran atas nilainya akan tetapi dengan mencermati Tema HUT Proklamasi RI ke 74 ini memberikan semangat dalam benak hati yang dalam ini untuk membuat sesuatu kepada anak sekolah asal Ohoi ini,”  kata Goliat Yaftoran.

Goliat merincikan anak yang berhak menerima bingkisan ini adalah 40 siswa-siswi SD, 15 siswa-siswi SMP dan 10 siswa-siswi SMA dan 1 siswa SMP Seminari Santo Yudas Thadeus Langgur. Terkait dengan anggaran untuk alat tulis menulis ini dirinya menjelaskan bahwa itu murni dari dirinya dan tidak dibebankan dalam APB-Ohoi Disuk 2019, rinci Goliat Yaftoran.

Terkait dengan Pengelolaan Pemerintahan Ohoi Disuk, dirinya menjelaskan bahwa sebagai Penjabat Kepala Ohoi hanya menata dan mengatur semua tanggung jawab Pengelolaan Administrasi Ohoi. Menata  semua kelembagaan Ohoi melalui Musyawarah Ohoi tanpa ada penunjukan langsung oleh dirinya sebagai Pj. Kepala Ohoi, kemudian semua potensi desa/ohoi Disuk dimanfaatkan merata tanpa ada perbedaan.

Kegiatan pengelolaan Administrasi dikelola oleh Sekretaris Ohoi selaku Kepala Kantor Ohoi, sedangkan menyangkut Keuangan Ohoi setelah adanya Pencairan diumumkan kepada seluruh masyarakat kemudian dijelaskan peruntukannya secara jelas berdasarkan rincian yang ada dalam APB-Ohoi Disuk yang sudah ditetapkan. Dan pengelolaannya dikembalikan kepada Kaur Pembangunan dan Kaur Keuangan maupun hak hak unsur kelembagaan pun diserahkan untuk dimanfaatkan sesuai APB-Ohoi 2019.

“Pada intinya Dana Ohoi Disuk tidak pernah dipegang oleh saya akan tetapi pertanggung jawabannya adalah Hak dan Tanggung Jawab Pj. Kepala Ohoi dan dipertanggung jawabakan kepada Masyarakat Ohoi melalui musyawarah Ohoi sesuai tahapan pencairan untuk selanjutnya disampaikan kepada Bupati Maluku Tenggara melalui Instansi terkait,” jelas Goliat Yaftoran.

Yaftoran juga menjelaskan berbagai kebijakan yang ditempuh membangun Ohoi Disuk yang dilakukannya sebelum ada realisasi tahapan pencairan Dana Ohoi 2019 dan kegiatan pembangunan fisik Ohoi dapat berjalan dengan memanfaatkan semua potensi ohoi tanpa pilih kasih.

Menyangkut tugas pokoknya terhadap proses pemilihan Kepala Ohoi Definitif, dirinya katakan bahwa sudah disiapkan melalui Badan Permusyawaratan Ohoi (BPO) dan sebelum proses Kepala Ohoi definitif diawali dengan proses pemilihan BPO untuk melakukan proses tersebut.

Goliat Yaftoran berharap kepada Perangkat Ohoi serta Unsur Kelembagaan dan Masyarakat Ohoi Disuk agar tetap bersemangat dalam membangun Ohoi Disuk, baik pembangunan mental maupun pembangunan fisik.

Goliat Karel Fransiskus Yaftoran
Foto : Goliat Karel Fransiskus Yaftoran

“Teristimewa Pembangunan Destinasi Wisata, baik Wisata Budaya, Wisata Bahari, Kuliner maupun Wisata Religi yang akan dikembangkan secara bertahap membawa Ohoi Disuk menuju 2020 yang cerah bagi Ohoi Disuk,” tutup Goliat Yaftoran.

Pewarta  :  Nor Safsafubun

GTV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.