Dirut BNI Syariah : Kami Punya 2 Program yang Akan Dijalankan Saat Ini

Dirut BNI Syariah Abdilah Firman Wibowo
Foto : Dirut BNI Syariah Abdilah Firman Wibowo

WARTALIKA.id – BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Idul Adha 1440 H. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.

Pada tahun ini BNI Syariah menyelenggarakan tiga kegiatan, yaitu Qurbanku Hasanahku  di seluruh kantor wilayah dan cabang, Qurban Hasanah di Batas Negeri yang dilakukan di 9 titik, dan program Qurbanku.

Baca Juga :

Qurbanku Hasanahku merupakan kegiatan pengumpulan hewan qurban yang diberikan oleh nasabah, masyarakat, maupun karyawan melalui seluruh Kantor Cabang BNI Syariah, kemudian disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Kami dari BNI Syariah memiliki tema tahun ini adalah Qurbanku Hasanahku, karena kami mendorong paling tidak ada tiga hal karayawan dan segenap management untuk berkurban, mengajaka seluruh custumer kita untuk berkurban melalui layanan BNI Syariah, dan berkurban melalui halal ekosistem salah satunya sekolah. Kenapa kita memilih sekolah yang pertama sesuai dengam tema yaitu Hasanah, siapapun yang berpatner dengan BNI Syariah lebih akan bermanfaat,” ucap Dirut BNI Syariah, Abdilah Firman Wibowo saat diwawancarai oleh wartawan di Madrasah Al-Bustaniyah, Cilegon Timur, Banten, Rabu (14/8/2019)

“Didalam sekolah ini ada dua kegiatan, yang pertama adalah kegiatan berkurban yang terkait dalam keagamaan, kegiatan edukasi dan literasi. Oleh karena itu, saat ini tingkat litersi pemahaman syariah cuman 8% seluruh Indonesia sementara penduduk di Indonesia lebih dari 87% warga nya adalah muslim sangat ironis tingkatan literasi hanya 8%, dan termasuk inklusi keuangan yang cuma 8%. Mudahan saat ini kita menyelenggarakan lebih dari 10 lokasi untuk kegiatan Qurbanku Hasanahku, sehinggai tujuan yang pertama tadi literasi dan menyemarakan Halal Ekosistem sekaligus mengajak masyarakat untuk berkurban,” ujar Dirut BNI Syariah.

BNI Syariah tentu mendukung yang disebut ramah lingkungan, hari ini kegiatan nya termasuk pembagian daging kurban, nanti daging nya tidak dibungkus dengan plastik melainkan dibungkus non plastik seperti besek yang terbuat dari bambu, besek tersebut bagian dari Green Activity,” ungkap Dirut BNI Syariah.

“Kegiatan green activity bukan hanya dari berkurban saja, salah satu nya dari makanan, minuman tentu kami akan terus mengurangi dampak plastik mungkin kalau meniadakan secara langsung tidak bisa. Dan termasuk di dalamnya adalah kita juga memilih patner atau mitra itu yang juga mereka sudah melakukan analisa dampak lingkungan (amdal) sehingga pada saat kita membangun kemitraan dengan debitur pembiayaan dan sudah dipastikan untuk penerapannya,” imbuh Dirut BNI Syariah.

Apakah ada program bisnis di Idul Adha untuk BNI Syariah

“Program bisnis itu sudah dipastikan kita terapkan, kegiatan kita saat ini bukan hanya di sekolah saja, tetapi juga kita melakukan di daerah-daerah tertentu yang kami sebut sebagai daerah benteng pertahanan syariah kita punya lebih dari 10 kota di daerah seperti di Kalimantan, Sulawesi, dan termasuk di Sumatera itu daerah-daerah dimana pengembangan UKM itu menurut kami adalah bagian terpenting dalam memberdayakan syariah,” papar Dirut BNI Syariah.

Lanjut, dia mengatakan daerah tersebut kami menyebutkan benteng hasanah, salah satu program yang menurut kami sangat baik sekali membangun dan memberdayakan UKM.

“Program kedua BNI Syariah adalah managemen masjid, kegiatan kami salah satu nya adalah membina masjid agar managemen masjid berjalan dengan baik. Kenapa managemen masjid, karena sudah ada contoh managemen masjid yang sudah bagus dengan managemennya seperti Jokokarian di Jogja dan Darut Tauhid di Bandung,” ujar dia. (baca juga : BNI Syariah Gelar Tiga Program Berbagi Hewan Qurban)

“Managemen yang dijadikan contoh dimana kita harus melakukan nya dengan baik. Apa itu managemen masjid yaitu managemen keuangan, fasilitas masjid, pendanaan, literasi keuangan masjid, menggerakan masyarakat diluar masjid agar bisa meningkatan kesehjateraan. Membina dua ribu masjid tahun ini adalah salah satu memberdayakan UKM masyarakat yang ada di lingkungan disekitar masjid,” terang dia.

“Kurban ini adalah bagian daripada kegiatan spritual karena didalam nya adalah pelajaran untuk menyusuri tauladani yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Oleh karena itu kami menyampaikan kepada masyarakat dengan kegiatan syariah, mari kita secara komitmen akan terus mengadakan kegiatan keagamaan,” tandas dia.

Pewarta : Agung

Pos terkait