KPAI Apresiasi Kinerja Polsek Kalideres Berhasil Usut Pelaku Penganiaya Bayi

Foto : Maryati Soleha

WARTALIKA.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Maryati Soleha mengapresiasi Kinerja Aparat Kepolisian Polsek Kalideres dalam mengungkap kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Kasus tersebut berhasil terkuak setelah seorang majikan melapor ada penganiayaan terhadap bayi berinisial (QS) berumur 2 bulan 2 hari.

Baca Juga :

Dalam keberhasilan ungkap kasus tersebut ia menilai Aparat Kepolisian Polsek Kalideres bekerja cepat.

“Kami bangga dengan jajaran Polsek Kalideres yang cepat tanggap dalam menangani berbagai kasus di wilayah Kalideres, buktinya ditengah kehadiran kami ini dua kasus sekaligus dapat terungkap,” ucap Maryati kepada awak media saat Konferensi Pers di Halaman Polsek Kalideres, Rabu 21 Agustus 2019.

Sementara dalam keteranganya, Kapolsek Kalideres melalui Kanit Reskrim AKP Syafri didampingi Panit Reskrim Ipda Tambunan menjelaskan, penangkapan pelaku bermula saat orang tua korban tiba dirumah dan melihat bayinya menangis dalam kondisi terluka di seluruh tubuh. Dan atas kecurigaanya saat itu juga ia melaporkan pembantunya yang berinisial KN (27), yakni seorang perempuan warga Pekan Baru, Riau.

Tanpa menunggu lama dengan berbekal laporan saksi, sehingga Polisi berhasil menangkap pelaku tersebut di Jl Waru Kalideres Jakarta Barat.

“Pelaku kami tangkap di rumah majikanya,” ujar AKP Syafri Wasda.

Kepada Polisi, pelaku mengaku tidak memiliki latar belakang sebagai pengasuh bayi serta pelaku juga baru 2 minggu bekerja. (baca juga : Polsek Kalideres Bekuk Baby Sitter Penganiaya Bayi Berumur 2 Bulan)

Beruntungnya, kini kondisi korban mulai membaik setelah mendapat perawatan secara intensif oleh pihak rumah sakit Swasta di wilayah Jakarta Barat.

Maka atas kinerja polisi yang bergerak cepat mengamankan pelaku sehingga bayi tersebut tidak mendapatkan perawatan yang serius. (baca juga : Polsek Kalideres Bongkar Peredaran Sabu Dibungkus Kemasan Makanan Abon)

Maryati juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat memilih pengasuh bayi yang berpengalaman dan memiliki latar belakang yang jelas. “Masyarakat diminta melihat sepak terjang dan pengalaman pengasuh bayi agar jangan sembarangan percaya begitu saja dengan orang lain dalam mengasuh bayi,” pungkasnya.

Pewarta : Herpal

Pos terkait