Bawa Revolver, Gogon Ditangkap Polisi Saat Razia

  • Whatsapp
Gogon
Foto : Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti

WARTALIKA.id – Apes mungkin ini kata yang tepat buat si Gogon alias Aep. Pasalnya Gogon ditangkap petugas saat melakukan razia Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di Jalan Raya Adiyasa Maja, Desa Cikasungka,  Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Rabu (13/3/3/2019) kemarin.

Karena gerak-gerik Gogon yang mencurigakan saat memutar balik kendaraan roda dua Honda Blade Repsol tanpa plat nomor polisi untuk menghindari petugas. Karena dicurigai, tersangka pun kemudian dikejar hingga akhirnya berhasil diamankan petugas.

Bacaan Lainnya

“Wilayah tersebut menjadi perlintasan para pelaku kejahatan, sehingga kami rutin menggelar operasi Cipkon. Tersangka tertangkap karena gerak-geriknya mencurigakan,” terang Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, Kamis (14/3/2019) malam.

Saat itu sekitar pukul 03.30 WIB, kata Uka situasi yang cukup rawan. Tersangka rupanya kaget karena sedang ada operasi kepolisian dan berusaha kabur. Tapi, atas kesigapan personel kami, akhirnya berhasil diamankan, meski terjadi aksi kejar-kejaran yang membuat petugas semakin tambah curiga.

Ketika digeledah benar saja, sambung Uka dari jok sepeda motor si Gogon ditemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis Revolver beserta dua pelurunya. Ketika di interogasi Gogon mengakui senpi tersebut miliknya yang kerap Ia digunakan ketika beraksi untuk menakut-nakuti korbannya, terutama pemilik kendaraan bermotor.

“Tersangka juga mengaku pernah melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cisoka, Tigaraksa, Cikupa dan Karawaci. Hebat kan?” tambah Kapolsek.

Atas pengakuan Gogon, pihaknya pun kemudian mengembangkan kasus tersebut untuk membekuk seseorang lagi yang menurut pengakuan tersangka kerap ikut beraksi bersamanya.

Kini, pria berusia 30 tahun yang tercatat sebagai warga Pandeglang itu harus mendekam dibalik ruang tahanan di Mapolsek Cisoka.

“Tersangka kami jerat pasal berlapis terkait kepemilikan senjata api dan pencurian dengan pemberatan, yaitu Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 363 KUHPidana,” terang Kapolsek.

Pewarta : Deden

Pos terkait