Ketua Umum Bhayangkari Membawa Amanah Ibu Negara ke Jayapura

  • Whatsapp
Ketua Umum Bhayangkari

WARTALIKA.id – Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi korban bencana banjir di Kabupaten Jayapura, Papua. Istri dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Binmas Noken Polri dan Binmas Polres Jayapura, sekaligus memberikan strauma healing kepada anak-anak, Jum’at (22/03/2019)

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Bhayangkari Tri Tito Karnavian menyampaikan bahwa, saya kesini diperintahkan langsung oleh Ibu Negara, Ibu Iriana Joko Widodo untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir di kabupaten Jayapura dari Bapak Presiden RI. “Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya saudara-saudara sekalian yang ada di tempat ini yang menjadi korban bajir bandang beberapa hari yang lalu,” kata Ketua Umum Bhayangkari.

“Kami semua prihatin dengan apa yang terjadi di kabupaten Jayapura ini. harapan kami semoga ini cepat selesai dan dapat segera kembali seperti biasanya lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Bapak Presiden RI dan Ibu Negara dapat hadir di tempat ini dan melihat secara langsung apa terjadi di wilayah Kabupaten Jayapura,” imbuh Ketua Umum Bhayangkari.

“Kunjungan ini juga untuk memberikan Trauma Healing kepada anak-anak. Mereka tampak antusias belajar bersama Tim Binmas Noken Polri dan Binmas Polres Jayapra juga relawan dari Wahana Visi Indonesia,” ungkap Tri Tito Karnavian Ketua Umum Bhayangkari.

Dalam kunjungan Ketua Umum Bhayangkari, ia langsung menuju lokasi pengungsian yang berisikan 298 anak korban banjir bandang. Pada kesempatan itu, dia mengajak anak-anak untuk bernyanyi.

“Anak-anak harus tetap semangat dalam menghadapi cobaan dari Tuhan, di balik semua bencana ini, kita meyakini akan ada hari yang cerah dan kehidupan yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Ketua Umum Bhayangkari.

Semetara itu, Kasatgas Binmas Noken Polri, Kombes Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto saat dikofirmasi mengatakan bahwa, kegiatan belajar mengajar ini masuk dalam program Polisi Pi Ajar yang dilakukan oleh Binmas Noken Polri. Kegiatan ini mengandung maksud agar dapat mengembalikan keceriaan anak-anak pasca bencana.

Lanjut Kombes Pol Eko, materi yang diberikan kepada anak-anak adalah tentang wawasan kebangsaan, Bernyayi, mendongeng, dan juga kegiatan lainya. Kegiatan ini dapat merefres atau mengembalikan mental anak-anak pasca penderitaan yang mereka alami.

Hal senada juga dikatakan Andri Krisnawidji, Respon Manajer Wahana Visi Indonesia. Menurut Andri, pada Prinsipnya untuk memberikan pembelajaran kepada anak-anak butuh waktu hanya 2 jam saja. Hal tersebut dilakukan agar anak-anak tidak merasa bosan dan apa yang disampaikan oleh pengajar, dapat masuk diserap dengan baik oleh anak-anak.

Pewarta : RK

Pos terkait