Gelar Razia SOTR, Polres Metro Jakarta Pusat Bubarkan Kerumunan Massa

  • Whatsapp
Polres Metro Jakarta Pusat
Foto : Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian

WARTALIKA.id  – Polres Metro Jakarta Pusat menggelar apel di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5) malam. Dalam apel tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Harry Kurniawan. Kegiatan pada apel malam hari untuk membahas Cipta Kondisi dengan tema “Operasi Kegiatan Bulan Ramadhan” khusus nya menjelang Saur On The Road di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat.

Setelah apel, para personil yang tergabung dari berbagai anggota Polri yang ada di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat, kembali ke masing-masing lokasi dan titik-titik yang masih masuk wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat.

Pantuan WARTALIKA.id dari titik Bundaran Hotel Indonesia terlihat banyak kerumunan massa dengan menggunakan sepeda motor yang bermaksud untuk melakukan Saur On The Road, (SOTR) disisi lain, mereka masing-masing berboncengan dan membawa bambu yang ditempelkan bendera, dengan sigap anggota Polri yang berjaga disepanjang Jl. Sudirman sampai Hotel Indonesia langsung mengamankan bambu-bambu yang dibawa oleh para anak remaja yang berkeliling itu.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengatakan, kegiatan rutin yang khusus dalam rangka menghadapi kegiatan bulan Ramadhan, banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan Saur On The Road (SOTR) yang kerawanan kamtibmas nya sangat tinggi.

“Sehingga kita mengadakan patroli dan razia, untuk menimalisir potensi-potensi tingkat kerawanan. Jadi kita sarankan kepada masyarakat yang mengadakan Saur On The Road dan yang pada kumpul kita arahkan untuk segera meninggalkan area (pulang) kerumahnya masing-masing,” ucapnya.

Sementara, kata dia yang membawa senjata tajam dan bambu bendera kita razia untuk diamankan supaya tidak terjadi nya bentrokan sesama warga atau pengendara yang akan melakukan Saur On The Road.

Seperti pada kondisi pasca bentrokan di Jati Baru, Jakarta. Terjadi kesalahpahaman dan beruntung tidak berujung terjadinya bentrok, namun ada beberapa pengendaraan satu yang lewat mengakibatkan ketersinggungan antara warga Jatibaru, Jakarta Pusat. Sehingga warga tersebut keluar akan tetapi pada saat kita datang langsung diamankan dan tidak terjadi bentrokan,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian, saat di wawancarai menjelang operasi khusus di Bulan Ramadhan 1440 H di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (19/5) dini hari.

Dijelaskan lebih jauh, ada berapa personel yang dikerahkan dalam operasi tersebut. Kita ada gabungan dari Polres dan Polsek di wilayah Jakarta Pusat untuk melakukan razia. Sabhara Polda Metro Jaya, dan ada dari Brimob kurang lebih cukup banyak personel yang kita kerahkan umtuk melakukan operasi razia ini.

Apabila ada masyarakat yang membawa senjata tajam tindakan nya seperti apa?

“Pada prinsipnya apabila ada masyarakat yang membawa senjata tajam akan kita amankan dan akan dikenakan UU Darurat Pasal 2 UU No. 12 Tahun 1951 dan ancaman penjara maksimal 10 tahun, seperti kemarin kita lakikan razia ada sekitar 20 orang yang kita amankan, ada orang dewasanya dan anak-anak, untuk orang dewasa nya kita melakukan proses penahanan,” jelas AKBP Arie.

“Hal itu dilakukan agar terciptanya suasana kondusif dan aman di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat,” tutupnya.

Pewarta : Agung

  • Whatsapp

Pos terkait