Diduga Dibunuh, Pimpinan PT Zhin Chuan Indonesia Ditemukan Tewas

GTV

WARTALIKA.id – Warga Nabire di hebohkan oleh kasus dugaan pembunuhan yang menimpa WNA yang di ketahui pimpinan perusahaan PT. Zhin Chuan Indonesia di rumah kontrakannya tepat di jalan kendari, Kelurahan Karang Mulia Kabupaten Nabire Papua. Kamis, (15/08/2019) sekitar pukul 02.50 WIT.

Adapun Identitas dugaan korban pembunuhan di ketahui selaku pimpinan PT. Zhin Chuan Indonesia Mr Zeng Xiping laki-laki (54) Warga Negara China. Mr Zeng Xiping diketahui sebagai Subkon pembuatan Kapal di kilo 102 (pimpinan perusahaan), beragama budha di temukan dalam keadaan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan terdapat luka lebam di leher dan dahi korban di duga akibat sayatan benda tajam.

Menurut keterangan saksi Sopia Paa, pada sekitar pukul 02.50 WIT saksi Sopia Paa mendengar korban Mr. Zeng Xiping menjerit di kamar sebelah, kemudian saksi Sopia Paa dengan perlahan bergegas kesebelah kamar melihat Mr. Zeng Xiping, namun sebelum saksi Sopia Paa masuk kamar Korban Mr. Zeng Xiping, saksi Sopia Paa melihat dua orang laki laki tidak dikenal mengunakan masker warna putih keluar dari kamar Mr. Zeng Xiping dengan salah satu orang pelaku memegang alat tajam pendek (sangkur).

Pada saat melihat kedua orang tidak di kenal tersebut saksi Sopia Paa lari ke dalam kamarnya kembali, kemudian mengunci pintu menyelamatkan diri, sambil menelepon tetangga depan rumah untuk meminta pertolongan.

Setelah menerima laporan tersebut pada pukul 04.15 WIT, Piket SPKT dibawah pimpinan Aiptu Edy Sumaryo tiba dilokasi kejadian, langsung memeriksa rumah dan kamar, kemudian mendapati Mr. Zeng Xiping (korban) sudah dalam keadaan terluka di daerah leher bekas senjata tajam dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya anggota piket SPKT berkoordinasi dengan piket Reskrim serta piket Intelkam Polres Nabire untuk mengamankan TKP, pada pukul 05.37 WIT Kasat Reskrim AKP Dionisius VDP Helan, di dampingi Kaur Reskrim IPDA Suparmin tiba dilokasi kejadian dan di bantu Personil Reskrim, kemudian melakukan olah TKP awal dan mengambil keterangan saksi.

Menurut keterangan saksi Sopia Paa kedua pelaku orang tak di kenal tersebut adalah warga pendatang, karena pelaku hanya menutup bagian muka sedangkan kepala tanpa penutup (rambut lurus). Kedua pelaku diduga melarikan diri melalui pintu belakang rumah karena saksi melihat posisi pintu belakang sudah terbuka.

Korban merupakan pimpinan perusahaan PT. Zhin Chuan Indonesia yang diketahui  tiba di Kabupaten Nabire pada tanggal 27 Juli 2019, dan menurut keterangan pemilik rumah kontrakan Desi Tebay bahwa korban baru menempati rumah kontrakannya pada 2 (dua) hari lalu yaitu pada tanggal 13 Agustus 2019.

Dari hasil olah TKP pelaku masuk dalam rumah di duga dengan cara menjebol jendela yang terletak di ruang tamu. Sementara jenazah korban telah dievakuasi menggunakan mobil Ambulance ke RSUD Nabire untuk di lakukan otopsi.

Pewarta : RK

GTV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.