Polsek Tangerang Kota Tangani Kasus Napi Gantung Diri di Lapas Pemuda Tangerang

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Adalah Sukarta napi binaan lapas pemuda kelas 2 A Kota Tangerang yang di temukan tewas tergantung di dalam sel. Tewas nya napi tergantung di dalam ruang tahanan pertama kali di temukan oleh piket jaga lapas bernama Selamet dan Candra.

Adapun awal mulanya di ketahui oleh petugas lapas klas 2A Tangerang yang bernama Slamet saat melaksanakan jaga terdengar suara benda jatuh yang kemudian di lakukan pengecekan ternyata korban ditemukan dalam keadaan tergantung di pintu sel/grendel.

Bacaan Lainnya

Pencegahan Covid 19

Mendapati laporan terjadinya gantung diri seorang warga binaan, tim dari Polsek Tangerang Kota segera meluncur ke TKP, saat tiba di lokasi kejadian tim Reskrim dari Polsek Tangerang Kota segera melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan kepada saksi.

Dan pada saat Piket Reskrim datang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara di mana sekitar korban di temukan cairan pada bagian alat kelamin diduga seperma dan tidak di temukan luka akibat dugaan penganiayaan serta dipastikan korban telah meninggal dunia, Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Kab. Tangerang guna di lakukan Visum/Otopsi. (baca juga : Kalapas Pemuda Tangerang : Kematian WBP di Lapas Tangerang Murni Bunuh Diri)

Kompol Fuji Hardi, Kapolsek Tangerang Kota membenarkan adanya seorang warga binaan yang melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam ruangan sel lapas pemuda kelas 2A Kota Tangerang.

”Pada hari Jum’at tanggal 16 Agustus 2019 diketahui sekira pukul 15.00 Wib Tim kami mendapati laporan bahwa adanya seorang warga binaan yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam sel, mendapati laporan tersebut tim Reskrim dari Polsek Kota Tangerang segera meluncur kelokasi kejadian,” ucapnya.

Masih menurut Kapolsek Tangerang Kota, “setelah tiba di lokasi kejadian tim Reskrim segera melakukann olah TKP dan melakukan pemeriksaan kepada korban juga saksi mata, kini jenazah kita bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk di lakukan Autopsi dan pemeriksaan,” jelasnya.

Pewarta : Sukron

HUT PERSIT KCK

Pos terkait