Kapolres Pegunungan Bintang Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Matoa 2019

  • Whatsapp
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.id – Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Michael Mumbunan, S.IK melaksanakan Kegiatan Gelar Pasukan Operasi Patuh Matoa 2019 yang di laksanakan serentak oleh jajaran Kepolisian daerah Papua bertempat di Halaman Polres Pegunungan Bintang, Oksibil Papua, Rabu(25/09/2019).

AKBP Michael Mumbunan, S.I.K memimpin langsung pelaksanaan Apel gelar Pasukan Operasi Patuh Matoa 2019 yang di hadiri oleh Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Tofan Irdiyanto, S.Sos, Pabung Satgas Kodim 1702, Danramil Oksibil Kapten Inf. Aprin Paembongan, Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang AKP L.Guruh P. Negara, S.H, S.I.K, DanPamtas 509 Balawarayudha Sakti Lettu Inf. Rahmat Hidayat , DanKopassus Oksibil Letda Winarna, Kasat Pol PP Kabupaten Pegunungan Bintang serta Para Perwira dan Anggota TNI Polri

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Pelaksanaan OPS Patuh 2019 yang semula dilaksanakan serentak di Indonesia pada tanggal 29 Agustus – 11 September 2019, Polda Papua menunda pelaksanaan OPS Patuh melihat situasi dan kondisi dilapangan namun Polda Papua dan Jajarannya tetap melaksanakan OPS Patuh pada Tanggal 24 September 2019 sampai 07 Oktober 2019 dengan mengedepankan persuasif kepada masyarakat.

Mewakili sambutan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudalof Rodja yang di bacakan Kapolres Pegunungan Bintang menjelaskan bahwa dari data DitLantas Polda Papua tercatat jumlah pelanggaran tilang di tahun 2019 dari januari hingga Agustus sejumlah 6.426 Tilang sedangkan Teguran tahun 2019 dari bulan Januari sampai dengan Bulan Agustus mengalami peningkatan 7.269 Pelanggaran yang di dominasi oleh pengendara Roda dua sebanyak 6.541 Kendaraan.

Lanjut di dikatakan bahwa data dari Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Ditlantas Polda Papua dan Jajaran sejumlah 546 Kejadian antara Lain Korban Meninggal Dunia sebanyak 73 Orang, Korban Luka Berat 305 Orang, Korban Luka Ringan 585 orang serta Kerugian Materil sebesar Rp. 2.606.900.000.

” Untuk pelanggaran dengan jumlah tertinggi yaitu pengemudi Roda dua baik yang tidak memiliki SIM, mengemudi dengan tidak Wajar, Melanggar Batas maksimum serta tidak menggunakan Helm,” ujar Kapolda dalam sambutan tertulisnya.

Kapolres Pegubin juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Patuh Matoa kali ini berbeda dengan Operasi Patuh di tahun sebelumnya dan di polda lain dimana Polda Papua beberapa waktu lalu terjadi Aksi demo Anarkis yang terjadi di Kota Jayapura dan menyebabkan banyak kerugian baik Korban Nyawa maupun Harta Benda.

” Saya menghimbau kepada para Personel yang melaksanakan Ops Patuh Matoa khususnya Satuan Lalu Lintas agar mempedomani serta lebih selektif dalam melaksanakan tugas di lapangan baik pelanggaran Kasat Mata serta yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan Lalu Lintas tetapi jangan menjadi pemicu di dalam melaksanakan penindakan dilapangan serta selalu bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan yang utama Jaga Keselamatan dalam Pelaksanaan Tugas di Lapangan” ujar Kapolres Pegunungan Bintang”.

Pewarta : PR/RK

Pos terkait