TNI-Polri Evakuasi Dua Warga Sipil Tewas Diduga Akibat Aksi Penembakan KKSB

  • Whatsapp
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Diduga aksi penembakan yang dilakukan oleh KKSB (Kelompok kriminal Separatis Bersenjata) terhadap 2 (dua) warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek Ilaga A.n Sattiar B (alias Midun/ Suku Makasar) dan Laode Alwi (alias lingkar/Suku Buton) atas kejadian tersebut hingga mengakibatkan kedua korban meninggal Dunia.

Kejadian tersebut Pada terjadi pada kamis, 26 September 2019 sekitar Pukul 12.53 WIT, bertempat di Kampung Amunggi (tepatnya sebelum Jembatan Gantung Muara), Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.

Bacaan Lainnya

Aksi penembakan penembakan diduga dilakukan oleh KKSB (Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata) yang dan diduga dari kelompok Lery Mayu (kelompok Yambi) terhadap tukang ojek.

Kejadian tersebut bermula diketahui pada Pukul 12.53 WIT. Piket siaga Posko Satgas Ops Nemangkawi 2019 menerima laporan dari seorang warga, Moses Wonda (Ketua Ojek Ilaga). bahwa telah terjadi penembakan terhadap 2 orang tukang ojek Ilaga A. n Sattiar B (alias Midun/ Suku Makasar) dan Laode Alwi (alias lingkar/Suku Buton) di daerah Kampung Amunggi (sebelum Jembatan Gantung Muara), Distrik Ilaga Utara yang hingga menyebabkan kedua korban meninggal Dunia.

Selanjutnya pada Pukul 13.30 WIT Aparat gabungan TNI – Polri sebanyak 54 Personil dengan menggunakan kendaraan roda empat (sebanyak 5 Unit)
bergerak melaksanakan evakuasi kedua korban di Kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara. adapun Jumlah personil TNI-Polri terdiri dari 9 personil Polsek Ilaga, 14 Personil satgas Paskhas TNI AU, 10 personil satgas Belukar, 8 personil satgas Nanggala, 9 personil gabungan satgas Maleo dan comunity, serta 4 personil satgas Timsus Polda Papua.

Pada Pukul 14.15 WIT Aparat gabungan TNI-Polri yang melaksanakan evakuasi korban tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara), Kampung Amunggi (sebelum jembatan gantung Muara), Distrik Ilaga Utara pada Cordinat 795406-956654 dan langsung mengevakuasi kedua korban, dan Pukul 14.20 WIT Aparat gabungan TNI-Polri yang melaksanakan evakuasi korban bergerak meninggalkan TKP (Tempat Kejadian Perkara) menuju ke Puskesmas Ilaga, Kampung Kago, Distrik Ilaga.

Setibah nya di Puskesmas Ilaga pada Pukul 15.15 WIT Aparat gabungan TNI-Polri langsung membawa kedua Korban menuju ruang Jenasah Puskesmas Ilaga untuk dilaksanakan otopsi.

Usai di otopsi Jenasah kedua korban tukang ojek dibawa menuju Masjid Agung Ilaga, Kampung Kago, Distrik Ilaga untuk disemayamkan.

Atas insiden tersebut diketahui korban Sattiar B (alias Midun/ Suku Makasar) mengalami 1 luka tembak pada pergelangan tangan sebelah Kanan (Hampir Putus), dan 2 Luka tembak pada bagian bawah ketiak sebelah kiri tembus ke punggung sebelah kanan, serta Pendarahan pada Hidung hingga mengakibatkan Korban meninggal dunia.
untuk korban Laode Alwi (alias lingkar/Suku Buton) mengalami luka Kapak pada kepala bagian belakang (tengkorak kepala hancur dan jaringan otak keluar), luka memar pada punggung sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sampai berita ini di turunkan, Kedua korban sementara disemayamkan di Masjid Agung Ilaga, Kampung Kago, Distrik Ilaga, dan rencana besok pada tanggal 27 September 2019 akan dievakuasi/diterbangkan menuju Timika, Kabupaten Mimika dan kemudian dilanjutkan menuju kampung masing-masing.

Pewarta: RK

Pos terkait