Kisah Tragis Dibalik Pembunuhan Bocah di Nabire

  • Whatsapp
Polres Nabire
Foto : Pelaku berinisial HY (18), yang diketahui seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Nabire.
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.id – Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada tanggal 07 Desember 2019 berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire.

Hal tersebut disampaikan pada Konferensi Pers Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire tentang Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur, bertempat di ruang Satuan Reskrim Polres Nabire, Kamis (12/12/2019) siang tadi.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Pelaksanaan Konferensi Pers dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire yang diwakili Kabag Ops AKP Samuel D. Tatiratu, SI, yang didampingi Kasdim 1705/PN Mayor Inf. Prihati, A.Md, Kasat Reskrim AKP Dionsius Vox Dei Paron Helan, SIK dan dihadiri oleh Media yang ada di Kabupaten Nabire.

Dimana dalam acara konferensi pers tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire berhasil mengungkap pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur yang terjadi pada tanggal 07 Desember 2019.

Kepada Awak media, Kasat Reskrim Polres Nabire menyampaikan, “Pada hari ini saya mewakili Kapolres Nabire untuk melakukan konferensi pers kepada media bahwa, Sat Reskrim Polres Nabire berhasil menangkap pelaku yang mana berkat hasil koordinasi dengan jajaran TNI. Sebab di ketahui dimana Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kompleks Asrama Kodim Siriwini, Kabupaten Nabire,” ungkap Kasat Reskrim.

Dari hasil penyidikan terungkap Kronologi kejadian, bahwa sebelum membunuh korban, pelaku sudah timbul niat untuk melakukan persetubuhan terhadap korban.

“Pelaku membunuh korban menggunakan sangkur dengan cara menggorok leher korban, setelah pelaku membunuh korban, pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 1 kali di rumah kosong,” jelas Kasat Reskrim.

Pelaku berinisial HY (18), yang diketahui seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Nabire, adapun korban seorang bocah perempuan berinisial SR (6). [baca juga : Mayat Bocah Ditemukan di Asrama Kodim Nabire]

Barang bukti yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Nabire, berupa 1 buah pisau sangkur bergagang kayu, 1 lembar kain gorden warna hijau, 1 buah kabel berwarna hitam, 1 buah baju berwarna hitam,1 buah kaos dalam warna putih yang terkena darah, 2 buah kaos kaki warna hitam putih dan 1 buah celana berwarna biru.

“Pelaku kami sudah tahan dan dilakukan proses penyidikan, dan di jerat dengan, Primair pasal 339 KUH pidana subsideair pasal 338 KUH pidana lebih subsideair pasal 351 ayat ( 3 ) dan atau pasal 80 ayat ( 3) UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan pidana penjara paling lama 20 tahun atau Seumur hidup,” tutup AKP Dion.

Pos terkait