Kinerja Satreskrim Polrestabes Bandung Dikeluhkan

  • Whatsapp
Tersangka H. Dedi Sudirman
Tersangka H. Dedi Sudirman
HARI LAHIR PANCASILA

WARTALIKA.id – Polrestabes Bandung telah menetapkan salah satu tersangka dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang sebesar kurang lebih 1 Miliar oleh tersangka yang bernama H. Dedi Sudirman sebagai pimpinan dan penanggungjawab dari PT. Makkah Markaziah yang beralamatkan di Jl. Suci No.189 (Gedung Sangga Buana Pasca Sarjana STIE YPKP Bandung) dan juga merupakan salah satu dosen dari kampus swasta di Bandung.

Berawal dari tersangka Dedi Sudirman yang meminta tolong mendanai Jamaahnya kepada pelapor R. Hj. Lina Herliana, SIP., MSi., untuk memberangkatkan umroh sebanyak 60 orang. Kemudian pada tanggal 1 Februari 2016 lalu salah satu anak tersangka yang bernama H. Asep Muchtar Ali Tarmudzi (Ali) dan H. Dedi Sudirman ketika itu mereka menyampaikan kepada R. Hj. Lina Herliana, SIP., MSi bahwa telah terjadi kegagalan pemberangkatan Jamaah Umroh ke Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

Idul Fitri 1441 H

Sementara itu pihak dari korban penipuan dan penggelapan uang R. Hj. Lina Herliana telah mencoba mendatangi kembali Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2020) siang untuk menanyakan kasusnya yang telah mengendap selama 2 tahun setelah ditetapkannya tersangka H. Dedi Sudirman.

Kepada tim penyidik Satreskrim Polrestabes, R. Hj. Lina Herliana menanyakan perkembangan mengenai Dedi Sudirman sejauh ini yang sudah ditetapkan tersangka oleh pihak Satreskrim Polrestabes Bandung. Pihaknya juga menanyakan kepada tim penyidik apakah selalu berkomunikasi dengan salah satu pihak dari keluarga tersangka yaitu anaknya yang bernama Ali.

“Kemudian saya menanyakan bagaimana kabar dari tersangka yang bernama Dedi Sudirman, hingga dari pihak Satreskrim Polrestabes menyampaikan kepada saya bahwa tersangka sedang dalam keadaan sakit gula yang menyebabkan mata sebelah kanannya mengalami kebutaan. Sehingga terhadap tersangka Dedi tidak bisa dilakukan penahanan,” kata Lina saat diwawancarai oleh WARTALIKA.id seusai mendatangi Tim Penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung.

Lanjut dia mengatakan kenapa dari tersangka tidak ada itikad baik terhadap kami yang sudah mendanai pemberangkatan Jamaah dari tersangka Dedi, dan apakah jika tersangka sakit terus keadilan bisa dihilangkan begitu saja.

“Saya meminta tolong kepada pihak Satreskrim Polrestabes Bandung untuk bisa dikomunikasikan dengan salah satu dari pihak keluarganya yaitu anak nya yang bernama Ali supaya bisa menyelesaikan tanggung jawabnya,” pintanya.

Apabila masalah ini tidak bisa terselesaikan, kata dia maka dari pihak kami akan melakukan upaya melanjutkan ke persidangan. “Kemudian minggu depan kami akan mencoba mendatangi kembali ke Mapolrestabes Bandung untuk bertemu dengan Kasatreskrim dan Kapolrestabes Bandung supaya permasalahan ini cepat terselesaikan,” tandasnya.

Pos terkait