Tekab Polsek Medan Helvetia Sikat 2 Remaja Ketagihan Menjambret

  • Whatsapp
Tekab Polsek Medan Helvetia
Tekab Polsek Medan Helvetia bersama para pelaku jambret.
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Setelah sukses melakukan aksinya sebanyak 6 kali, Patwa Yuda Pratama (19) dan M. Rama RM (21) dua remaja bau kencur harus berurusan dengan Tekab Polsek Medan Helvetia dan meringkuk di sel tahanan Polsek Medan Helvetia. Hal itu dikarenakan kedua remaja ini ketagihan menjambret.

Aksi terakhirnya terbongkar setelah adanya laporan korban atas nama Heny Wahyuni (43) warga kecamatan medan helvetia yang merasa dijambret oleh kedua pelaku.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean kepada awak media membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku.

“Kejadiannya pada 20 Februari 2020 lalu. Korban dipepet pelaku saat mengendarai sepeda motor dari simpang pondok kelapa melintas ke Jalan asrama kelurahan cinta damai dan menarik tas milik korban yang disandangnya hingga putus dan dibawa kabur oleh pelaku,” beber Pardamaean. Minggu (19/4).

Akibat kejadian itu, lanjutnya korban mengalami kerugian 1 (satu) buah tas warna hitam berisi 1 (satu) buah HP merek Oppo F9 warna ungu dan 1 (satu) buah dompet berisi KTP serta uang tunai Rp.150 ribu dengan kerugian yang ditaksir keseluruhan mencapai Rp.4.500.000.

Atas intruksi kapolsek medan helvetia, Panit 2 Reskrim Ipda Theo pada tanggal 17 April 2020 berhasil menangkap Fatwa Yuda Pratama selaku eksekutor dan mengaku menjalankan aksinya bersama temannya yang bernama M. Rama.

“Setelah menjaring sang eksekutor, pengejaran pun kembali di lakukan terhadap M. Rama yang merupakan joki motor. Rama ditangkap tidak jauh dari lokasi pertama,” ungkap Kompol Pardamaean.

Lebih lanjut dikatakan, namun saat keduanya telah ditangkap dan Tekab Polsek Medan Helvetia kembali melakukan pengembangan terhadap barang bukti sepeda motor milik Ridwan yaitu Scopy BK 2251 AGA yang digunakan saat menjalankan aksinya. Kedua pelaku ini mencoba melarikan diri.

“Tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, namun kedua pelaku tidak mengindahkan peringatan yang diberikan oleh Tekab Polsek Medan Helvetia, sehingga tindakan tegas dan terukur harus dilakukan kearah kaki kedua pelaku. Alhasil kedua pelaku tersungkur ke tanah,” imbuhnya.

Kemudian kedua pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, dan usai mendapat perawatan medis, kata Kapolsek selanjutnya kedua pelaku diboyong ke Polsek Medan Helvetia untuk dilakukan penyidikan.

Sementara barang bukti yang dapat diamankan dari pelaku satu unit sepeda motor Honda Scopy BK 2251 AGA dan satu buah helm warna hitam.

“Pelaku juga mengaku sudah menjalankan aksinya sebanyak enam kali, namun angka tujuh membuat mereka apes kerena harus berurusan dengan Tekab Polsek Medan Helvetia,” tandas Pardamean.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait