Polisi Tembak Residivis Bajing Loncat Jalinsum Tebing Tinggi Medan

  • Whatsapp
Residivis Bajing Loncat

WARTALIKA.id – Keluar masuk penjara ternyata tidak membuat jera residivis bajing loncat satu ini untuk kembali melancarkan aksi kejahatannya. Palti Ari Wiranto Simanjuntak (20) sang residivis bajing loncat Jalinsum Tebing Tinggi Medan terpaksa ditembak Tekab Scorpions Satreskrim Polres Serdang Bedagai karena telah merugikan PT. JNE Express Medan.

“Tersangka sudah empat kali keluar masuk penjara karena kasus yang sama dan kali ini di tangkap pada Selasa (12/05/2020) di Perumnas BP7 Kota Tebing Tinggi, Kecamatan Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai dengan kasus pencurian pemberatan (bajing loncat) dengan Korban PT. JNE Express Medan,” kata Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang.

Lanjutnya, kejadian berawal pada Senin 04 Mei 2020 sekira pukul 05.30 wib, saat mobil Box PT. JNE Express Medan dikemudikan oleh Awan (44)  melintas di jalinsum Tebing Tinggi-Medan tepatnya di Dusun IV, Desa Pon, Kecamatan Sei Rampah, lalu Awan mengecek pintu box belakang mobil Isuzu box teronton sudah dalam keadaan terbuka.

Melihat hal tersebut, lanjut Kapolres Awan bersama rekannya langsung mengecek barang bawaannya di kantor cabang JNE Medan dan dari hasil pengecekan diketahui barang hilang berupa 1 (satu) karung sarang wallet dengan berat 10 kg senilai Rp. 35 juta, 1 (satu) karung tas dengan berat 12 kg senilai Rp. 10 Juta sehingga total kerugian yang dialami pihak JNE senilai Rp 45 juta.

“Akibat kerugian tersebut pihak JNE Cabang Medan membuatkan surat kuasa untuk pengurusan laporan Polisi di Polres Serdang Bedagai sesuai Laporan Polisi Nomor :LP/150/V/2020/SU/RES SERGAI tangal 04 Mei 2020,” ucap Robin.

Sementara saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Sehingga, kata dia petugas Tekab Scorpions Satreskrim Polres Serdang Bedagai terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur di kaki kanan pelaku.

“Kepada petugas Palti mengaku sudah empat kali keluar masuk penjara terkait kasus yang sama bajing loncat yang dilakukan di seputaran Jalinsum Medan-Tebing Tinggi,” ujar AKBP Robin.

Masih kata Kapolres, Pelaku Palti Ari Wiranto Simanjuntak alias Palti pernah ditangkap terkait kasus bajing loncat tahun 2015 dan menjalani hukuman 1 bulan penjara di lapas kelas II B Tebing Tinggi, kemudian tahun 2016 kasus yang sama dengan vonis 8 bulan penjara, tahun 2017 juga kasus sama dengan vonis 7 bulan penjara, dan tahun 2019 juga dijalankan hukuman terkait kasus yang sama dengan vonis 8 bulan penjara.

“Pelaku sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai untuk dilakukan proses hukum selanjutnya dan atas perbuatannya dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e dan ayat 2 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkas AKBP Robin Simatupang.

Pewarta : Rinaldi

  • Whatsapp

Pos terkait