Kembali Berulah, Tekab Polsek Teluk Mengkudu Tangkap Napi Asimilasi

  • Whatsapp
Tekab Polsek Teluk Mengkudu
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Tekab Polsek Teluk Mengkudu berhasil menangkap MS alias Encep (17) eks Napi yang mendapat program asimilasi dari pemerintah. Encep ditangkap karena kembali berulah dengan melakukan aksi pencurian rumah kosong.

“Pelaku MS baru satu bulan keluar dari penjara Lapas kelas II Tebing Tinggi. Bukan nya bertaubat malah kembali melakukan kejahatan dan di tangkap pada Rabu (27/05/2020) di pasar tradisional di Dusun V, Desa Pekan Sialang Buah, Kec. Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai,” terang Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang  kepada wartawan, Kamis (28/05/2020).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, kejadian bermula pada Sabtu (23/05/2020) sekira pukul 21.00 WIB, tersangka melihat rumah korban kosong ditinggalkan pemiliknya saat malam takbiran. Tersangka pun mencoba masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dengan cara merusak pintu belakang rumah korban.

“Setelah masuk, tersangka pun kembali merusak dinding rumah korban yang terbuat dari triplek, lalu memasukan tangannya untuk membuka pintu tengah rumah korban. Usai merusak pintu rumah korban, tersangka pun dengan cepat menggasak barang-barang berharga serta alat-alat salon milik korban, lalu melarikan diri,” beber Robin.

Sepulangnya merayakan malam takbiran, Korban pun melihat rumahnya dan barang-barang salonnya sudah berantakan, dan mengecek pintu belakang rumahnya sudah dirusak oleh pelaku.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian berupa 1 unit Camera merk Sony, 1 buah Handphone merk Nokia, 14 kotak pewarna rambut, serta 1 buah sisir rambut dan 1 buah catok rambut sudah tidak berada di tempatnya lagi. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Teluk Mengkudu sesuai Laporan Polisi Nomor :LP/44/V/2020/SU/RES SERGAI/SEK TELUK MENGKUDU, tanggal 25 Mei 2020.

“Korbannya Mak Jelita Boru Pasaribu. Pelaku bersama barang bukti sudah di amankan di Mapolsek Teluk Mengkudu untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya,” kata AKBP Robin.

Dari pemeriksaan terhadap tersangka, kata dia merupakan residivis kasus pencurian dan sudah 3 kali keluar masuk penjara. “Pelaku ini merupakan residivis kasus pencurian, sudah 3 kali keluar masuk penjara, namun terakhir tersangka ini bebas di bulan April karena program Asimilasi dari pemerintah,” jelas Robin.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e dan ayat 2 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” tandas Kapolres Sergai.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait