Dor, Satresnarkoba Polres Tanah Karo Tembak Dua Bandar Narkoba Saat Ditangkap Bersama Seorang Perempuan

  • Whatsapp
Satresnarkoba Polres Tanah Karo
Barang bukti narkoba dan sajam serta uang yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Tanah Karo. [insert : ketiga pelaku].
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.idKasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Rasmaju Tarigan berkali-kali dengan tegas mengatakan, jangan jadikan wilayah kerjanya menjadi sarang narkoba. Karena tanpa pandang bulu dirinya dan kesatuannya Satresnarkoba Polres Tanah Karo akan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pengguna, kurir, pengedar dan bandar narkoba.

Hal itu diungkapkan Rasmaju ketika dikonfirmasi WARTALIKA.id, beberapa bulan lalu. Namun apadaya usaha keras dan imbauan-imbauan yang dilakukan dirinya dan satuannya masih belum mampu menciptakan Tanah Karo zero narkoba.

Bacaan Lainnya

“Kali ini Satresnarkoba Polres Tanah Karo mengamankan dua pria dan satu perempuan yang memiliki barang haram jenis sabu yang diduga untuk diperjual belikan,” kata AKP Rasmaju dengan mengebu-gebu saat menghubungi WARTALIKA.id. Senin (1/6/2020).

Dikatakannya, penangkapan itu atas dasar informasi yang layak dipercaya bahwa di sebuah rumah ada seorang pria memiliki barang haram jenis sabu di Jl. Jamin Ginting Gang Cemara No. 97 Pajak Roga.

Satresnarkoba Polres Tanah Karo langsung meluncur ke lokasi melakukan penggerebekan di rumah yang ternyata milik Elsit Ginting salah satu perempuan yang ikut kami tangkap,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ditangkap dua pria yang ikut diamankan bersama Elsit Ginting, keduanya melakukan perlawanan dan menyerang petugas dengan senjata tajam berupa pisau. Sehingga personil memberikan tembakan peringatan agar meletakkan senjata tajam tersebut.

“Namun keduanya tidak menghiraukan tembakan peringatan dan terpaksa kami berikan tindakan tegas dan terukur kepada kedua pelaku. Lalu kedua pelaku kami bawa ke rumah sakit umum kabanjahe untuk dilakukan perawatan,” bebernya.

Adapun barang bukti yang disita, uang tunai Rp 250 ribu, 1 (satu) buah kaleng rokok yang di lakban warna hitam, 1 (satu) buah timbangan elektik, sabu dengan berat bruto 4,87 gram, satu bilah pisau dan hanphone.

“Para pelaku ini akan kami jerat dengan pasal berlapis. Dan saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polres Tanah Karo guna mempertangung jawabkan perbuatannya merusak generasi muda,” tegas Rasmaju.

Kepada masyarakat maupun generasi milenial, Rasmaju tidak lelah-lelahnya memberikan imbauan, agar tidak bermain-main dengan narkoba. Narkotika itu sesat dapat merugikan diri kita, bahaya kalau sampai kecanduan karena bisa menimbulkan niat jahat kalau sudah sakaw dan tidak punya uang buat membelinya.

“Ingat masyarakat jangan takut melaporkan ke polisi jika ada bandar narkoba, pesta narkoba, pengguna, kurir ataupun pengedar. Biar kita sikat habis,” pungkasnya.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait