Kasat Reskrim Polres Karo : Polres Aceh Tenggara Sudah Terima Pelimpahan Pelaku dan Barbuk Penggelapan Mobil

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Karo
Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan
AGUNG NUROHO

WARTALIKA.id – Sindikat penggelapan mobil yang dikomandoi oleh Fernando Gibson Tambunan, warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Tak berkutik ketika terendus pasukan Satreskrim Polres Karo.

Hal itu terungkap saat Satreskrim Polres Karo melakukan hunting dan sebelumnya berhasil menangkap seorang terduga pelaku penggelapan mobil beberapa hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Saat hunting, kami mendapati dua unit mobil sedang parkir di SPBU yang berada di Jalan Kuta Cane, Kabanjahe. Kami merasa curiga atas dua unit mobil tersebut dan benar saja saat dilakukan pemeriksaan terhadap pengendara dan penumpang yang ada di mobil tersebut, ternyata itu mobil hasil penggelapan,” kata Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, saat dikonfirmasi. Rabu (3/6).

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo menegaskan bahwa kedua mobil yang dibawa oleh kelima orang itu direncanakan akan dijual oleh pelaku ke Kota Medan.

Lanjutnya, sementara dari hasil pengembangan kita berhasil mengungkap 9 unit mobil hasil penggelapan bermodus rental selama 1 bulan. Atas temuan itu, Sastrawan mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Aceh Tenggara, di mana lokasi tindak pidananya berada di wilayah hukum Polsek Babul Makmur.

“Mobil-mobil ini merupakan barang bukti tindak pidana penggelapan, yang seluruhnya datang dari kawasan Aceh Tenggara. Tapi saat kita lakukan pemeriksaan, pelaku berdalih ingin ke Medan untuk membeli keperluan tani,” ungkap Sastrawan.

Saat ini, kata dia pelaku beserta barang bukti seluruhnya telah dilakukan pelimpahan ke Polres Aceh Tenggara di mana awal mula tindak pidana tersebut.

“Para pelaku akan dikenakan dengan pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara empat tahun,” pungkasnya.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait