Polres Tanah Karo Wujudkan Produktivitas Ketahanan Pangan di Desa Kuta Bangun

  • Whatsapp
Polres Tanah Karo

WARTALIKA.id – Jajaran Polres Tanah Karo telah melakukan terobosan dengan menggandeng petani, pengusaha bahkan babinsa  dan babikamtibnas untuk bersinergi dalam mengelola pemanfaatan lahan kosong mewujudkan masyarakat  produktivitas melalui penanaman jagung.

“Hal itu dilakukan guna mendukung program pemerintah  pusat dalam ketahanan pangan,” kata Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono disela acara panen raya, tebar benih, baksos kampung tangguh nusantara. Kamis (9/7) di Desa Kuta Bangun Tiga Binanga.

Dikatakannya, kegiatan tersebut sekaligus memberikan informasi kepada  dunia, bahwa Desa Kuta Bangun Kecamatan  Tiga Binanga sangat tangguh dalam ketahanan pangan, walaupun dalam situasi Covid-19.

Yustinus menyebut keberhasilannya dalam melaksanakan program ini, bagian dari dukungan pemda setempat dan Forkopimda.

“Apalagi dalam mengakomodir lahan pertanian se-kecamatan tiga binanga, kami sudah mempersiapkan lahan  14 ribu haktare, untuk tanam jagung,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk hasil panen per/haktare dapat menghasilkan jagung  9 per/ton, dengan total produksi jagung se-kecamatan tiga binanga 125 ribu ton dalam kondisi saat musim panen. Sedangkan, dalam satu tahun petani bisa  dua kali musim panen.

“Untuk  harga jagung saat ini sesuai niat beli masyarakat  dipasar dijual  2800-3000, per/kilogram, sedangkan harga normal yang diinginkan masyarakat petani, seharusnya  3500-3800 per/kilogram. Namun ditahun 2019 lalu, sesuai data dan informasi, jagung sempat tembus naik level harga ke 4000,per/kilogram,” terangnya.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana, menyatakan pemda karo sangat mendukung program ketahanan pangan yang telah dilakukan oleh Polres Tanah Karo, dalam mengimbangi ekonomi masyarakat melalui wujud produktivitas ketahanan pangan.

Disamping itu, Terkelin menyampaikan dalam waktu dekat ini Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan akan menemui pihak pemangku kebijakan di Pemprovsu, dalam upaya menaikkan harga jagung seperti biasa.

“Ini kita tunggu kabar dari ketua DPRD Karo,” ucap Terkelin.

Namun demikian, lanjutnya mari kita berdoa dan berjuang, agar apa yang didambakan petani dan lapisan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan ini, semua sesuai harapan kita.

“Pada prinsipnya pemerintah selalu mendorong dan terdepan mencari solusi guna kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Dikesempatan itu, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal Batu Bara mengatakan, sangat mengapresiasi program ketahanan pangan yang dimotori oleh Polres Tanah Karo.

Menurut Taufik, dalam menghadapi sejumlah tantangan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Pemerintah kerap menghadapi dilema ketika harga pangan menurun. Hal ini, menurutnya karena faktor keterbatasan lahan pertanian, dan perubahan iklim.

“Namun, upaya menggenjot produktivitas komoditas pangan dan merealisasikan target swasembada pangan tak bisa sepenuhnya bergantung kepada negara. Pemerintah pun mendorong kerja sama dengan pengusaha, petani dan stakeholder lainnya, untuk mewujudkan ketahanan pangan,“ pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara, Kasipidum Firmansyah Siregar, Kadis Ketapang Paten Purba, Kadis Perikanan Sarjana Purba, Kalak Camat Tiga Binanga Membela Tarigan, Danramil Letda Inf. M. Sembiring, Kapolsek Tiga Binanga Iptu Pol Bengkel Ginting, dan Kabag Protokoler  Frans Leo Surbakti.

Pewarta : Rinaldi

  • Whatsapp

Pos terkait