Keren! Gagasan “Polda Jambi” Program Gas Poll

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Polda Jambi terus menggalakan edukasi masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan (Karhutla) saat membuka perkebunan dengan cara
melalui program Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan Menjadi Pupuk Kompos (Gas POLL).

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santyabudi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan Program Gas POLL ini digagas Polres Tanjab Barat dengan tujuan membuat vaksin cegah Karhutla tahun 2020.

“Ini untuk masyarakat cegah karhutla sehingga tidak terulang lagi di Jambi dan sudah disosialisasikan ke desa-desa,” kata Mantan Kapolres Tanjab Barat Ini.

Alumni Akpol 1994 ini menambahkan,
Gas POLL wujud dukungan moril Polri kepada para kelompok tani dan masyarakat desa untuk meningkatkan produktifitas manfaatkan limbah lahan guna kesejahteraan taraf hidup ekonomi petani.

“Mendukung produksi hasil pertanian yang maksimal dibutuhkan perawatan berupa pupuk organik atau pupuk kompos sehingga manfaat pupuk kompos dan cara pembuatan secara praktis dan yang mempunyai nilai ganda guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” terang Kabid Humas.

Sementara itu, Menurut Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, Gas POLL merupakan rangkaian kegiatan edukasi pembuatan Pupuk Kompos termasuk tata cara pembuatan dan bahan dasar yang digunakan untuk pengolahan limbah lahan dari rumput menjadi pupuk kompos kepada seluruh masyarakat.

“Adapun bahan dasar yang digunakan pada pengolahan limbah lahan menjadi pupuk kompos yakni Limbah Tanaman ( Rumput Kering Hasil Tebasan, pelepah pinang, pelepah kelapa dan batang pisang, Dolomit, Air dan EM4 ( Effectuve Microorhanism 4,” jelas Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi.

Pada kesempatan tersebut juga, Polisi menjelaskan pengertian EM-4 kepada masyarakat desa adalah cairan yang berisi dari campuran beberapa Mikroorganisme ( Bakteri Fotosintetik, Bakteri Asam Laktat, Actinomicetes, Ragi dan Jamur Fermentasi ) yang bermanfaat dan berguna bagi proses penguraian dan persediaan unsur hara tanah.

Selanjutnya, Proses pembuatan Pupuk Kompos sebagai berikut yakni siapkan lahan dan bahan yang digunakan, Kumpulkan sampah hasil tebas lahan dan potong sampah menjadi bagian yang kecil, dan Taburkan Dolomit diatas limba lahan sesuai takaran dan larutkan EM4 kedalam Air ( Dosis 1 Liter EM4 untuk 1 Ton bahan baku ),
Serta Letakkan potongan sampah yang sudah disiapkan diatas tanah dengan dibuat tumpukan setinggi 50 Cm, Kemudian siram dengan larutan campuran EM4 dan air dengan menggunakan alat penyiram secara merata, terakhir yaitu Melaisi bahan baku yang diolah dan ditutup terpal.

Pos terkait