Peras Warga di Jakarta, Empat BNN Gadungan Ditangkap

  • Whatsapp

WARTALIKA.id – Tim Gabungan Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap 4 pelaku laki-laki yang mengaku sebagai oknum petugas BNN.

Keempatnya diketahui berinisial Aca alias Adis (31), Oyo alias DK (34), MR alias IM (29) dan Luc (20).

Bacaan Lainnya

Dalam melakukan aksinya para pelaku dengan modus menjebak dua orang korban Atalah dan Rafhi dengan penyalahgunaan narkotika jenis Tembakau Gorilla.

Karo Humas dan Protokol BNN RI Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan kronologis kejadian tersebut berawal adanya laporan pengaduan dari masyarakat yang diterima mengenai sekelompok laki-laki yang mengaku sebagai petugas BNN yang melakukan pemerasan kepada keluarga korban.

“Dengan adanya informasi tersebut tim pemberantasan BNN langsung menindak lanjuti informasi tersebut guna melakukan pengungkapan atas kejadian tersebut,” ujar Sulistyo di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Rabu (5/8)

Dijelaskannya, bahwa pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2020 sekitar jam 20.00 WIB, tim pemberantasan BNN yang dipimpin oleh AKBP Albert Deddy yang mengetahui keberadaan pelaku langsung menuju lokasi persembunyian DK dan komplotannya diwilayah Kelurahan Jagakarsa Ciganjur, Jakarta Selatan.

“Modus operandi yang dilakukan oleh kelompok ini adalah dengan cara pelaku membeli tembakau gorilla via Instagram sebanyak 3 ons, lalu diedarkan sebagai umpan melalui akun instagram yang dibuat oleh para pelaku. Setelah ada yang memesan, mereka bertransaksi di tempat yang telah ditentukan,” kata Sulistyo.

Untuk pelaku LUC berperan berpura-pura sebagai bandar. Saat bertransaksi itulah tiba-tiba ditangkap oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota BNN RI (BNN Gadungan).

“Pada saat penggeledahan ini pelaku dengan sengaja menaruh satu plastik kecil tembakau sintetis dan menuduh bahwa barang itu adalah milik kedua orang tersebut, selanjutnya keduanya ditangkap dan dimasukkan ke dalam mobil diajak keliling kota Jakarta,” lanjutnya.

Komplotan ini telah menjalankan aksinya terhitung sejak bulan Juli 2020 sudah dilakukan sebanyak 2 kali, pertama sekitar pertengahan bulan Juli Agustus 2020 dan kedua tanggal 03 Agustus 2020.

Dari keempat tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 4 buah handphone, kartu ATM Debit Bank BRI Britama, Kartu tanda Anggota (KTA) Intel 08 Korem 051/WKT Cikarang, 3 buah lencana BNN, 2 buah borgol, pistol jenis air soft gun beserta gas CO dan 18 butir peluru Gotri, 1 unit mobil Inova dengan bernomor pol B 1394 EYE warna hitam metalik, 1 unit sepeda motor honda Beat warna putih-hijau bernomor pol B 3568 SFC, uang tunai sebesar Rp. 650.000 dan akun Instagram pelaku yang digunakan untuk berjualan narkotika jenis tembakau Gorilla.

“Para pelaku yang berhasil diamankan langsung dibawa ke kantor BNN RI untuk dilakukan interogasi dan akan diserahkan perkaranya ke Polresta Kota Depok untuk dilakukan proses penyidikan ,” pungkasnya.

Pos terkait