Bongkar Ladang Ganja, Kapolres Tanah Karo : Ditemukan Tanaman Ganja Sebanyak 246 Batang

  • Whatsapp
Kapolres Tanah Karo
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo saat melakukan pencabutan tanaman ganja.
Ketua Koordinatoriat PWI Jakbar Kornelius Naibaho

WARTALIKA.id – Ditemukannya ladang tanaman ganja di perladangan Juma Melas Desa Beganding Kec. Simpang Empat Kab. Karo, menyita perhatian Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo.

Didampingi Kasat Narkoba AKP Hendrik Tobing, Kasat Sabhara AKP Endha Tarigan dan Kasi Propam IPDA EL. Situmorang. Kapolres Tanah Karo meninjau langsung ladang tanaman ganja tersebut.

Baca Juga :

“Kedatangan saya kesini untuk  melakukan pencabutan tanaman ganja hasil pengembangan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba oleh Sat Res Narkoba  di bawah pimpinan Kasat Narkoba  Polres Tanah Karo AKP Hendrik Tobing,” terang Yustinus dalam keterangan persnya. Selasa 15 September 2020.

Kepada awak media Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengungkap jika keberadaan ladang ganja ini diketahui dari hasil pengembangan atas ditangkapnya Johan Tampubolon (54), warga Kotacane Gg. Rezekita Ras Kel. Lau Cimba Kec. Kabanjahe Kab. Karo karena menguasai dan memiliki narkotika gol 1 jenis tanaman ganja sebanyak 200 gram.

“Berdasarkan hasil keterangan Johan Tampubolon itu bahwa ganja yang di milikinya  di peroleh dari seorang bernama Mawan Sitepu (42) yang merupakan petani, warga Desa Beganding Kec. Simpang Empat Kab. Karo,” ungkapnya.

Pada Selasa 15 September 2020 pukul 00.30 Wib, Sat Res Narkoba melakukan penangkapan terhadap Mawan Sitepu di rumahnya yang berada di Desa Beganding Kec. Simpang Empat Kab. Karo. Selanjutnya, kata Kapolres tersangka menerangkan bahwa dirinya memiliki tanaman ganja di ladangnya yang berlokasi di perladangan Melas Desa Beganding Kec. Simpang Empat Kab. Karo.

Sat Res Narkoba beserta Tersangka kemudian menuju lokasi tanaman ganja di perladangan Juma Melas Desa Beganding dimana di temukan tanaman ganja sebanyak 246 batang yang berada di 5 titik.

Kepada warga masyarakat, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo berpesan jika ganja adalah salah satu jenis narkotika yang dilarang untuk digunakan atau di konsumsi.

“Saya menyesalkan kalau masih ada warga masyarakat yang menggunakan, memiliki bahkan mengedarkan narkotika. Apa bukti akan bahayanya narkotika itu belum cukup di sosialisasikan atau memang pemahaman masyarakat yang masih kurang. Jika alasannya karena faktor ekonomi itu adalah alasan clasic yang tidak dapat diterima akal sehat,” pungkasnya.

Sementara itu tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Tanah Karo untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait