Gelar Operasi Yustisi, Polres Simalungun Menjaring 1000 Pelanggar

  • Whatsapp
Polres Simalungun
Ketua Koordinatoriat PWI Jakbar Kornelius Naibaho

WARTALIKA.id – Polres Simalungun menggelar operasi yustisi yang telah berjalan selama dua hari dan menidak masyarakat serta pelaku usaha yang tidak disiplin dalam penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan.

“Operasi Yustisi Tahun 2020 digelar secara serentak dalam rangka menindak lanjuti Inpres Presiden Jokowi No. 06 Tahun 2020 tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Wilayah Hukum Polres Simalungun, serta mensosialisasikan Perkab Simalungun No.26 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Simalungun,” terang Kapolres Simalungun Akbp Agus Waluyo. Selasa (15/09).

Baca Juga :

Dengan melibatkan unsur TNI-Polri yaitu jajaran Kodim 0207/Simalungun serta Pemerintah Kabupaten Simalungun dengan delegasi pembinaan dan pengawasan yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Simalungun semoga memberikan efek jera bagi para pelanggar.

“Sementara dalam penerapan sanksi diselenggarakan dengan memperhatikan mengedepankan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengubah perilaku hidup lebih sehat, beberapa sanksi yang diterapkan untuk saat ini berupa bersih-bersih atau yang memberikan efek pembelajaran, sekaligus menyampaikan sosialisasi bahwa sanksi denda administratif sudah diatur dalam Perkab Simalungun No.26 Tahun 2020,” terang Agus.

Sementara Kabag Ops Polres Simalungun Kompol Suryanto menerangkan bahwa Operasi Yustisi Covid-19 Tahun 2020 di Wilayah Hukum Polres Simalungun telah menindak sebanyak 1000 (seribu) masyarakat serta pelaku usaha yang tidak disiplin dalam menggunakan masker serta tidak mengikuti protokol kesehatan, hal ini dibuktikan dengan laporan yang dikirim dari Kapolsek-kapolsek sejajaran Polres Simalungun yang diterima.

Dengan dilaksanakannya Operasi Yustisi Covid-19 Tahun 2020 diharapkan penyebaran dan claster baru Covid-19 dapat ditekan, untuk waktunya pelaksanaan Oprasi Yustisi Covid-19 Tahun 2020 ini belum ditentukan, sampai angka penyebaran Covid-19 menurun dan virusnya dapat diatasi.

“Kita juga menyampaikan sosialisasi Perkab Simalungun No. 26 Tahun 2020 ini kepada pelaksana UMKM yang ada di Wilayah Kabupaten Simalungun, seperti Rumah Makan yang harus membuat fasilitas Protokol Kesehatan seperti tempat cuci tangan sebelum masuk kerumah makan nya, mengatur jarak atau meja makan serta dapat mengingatkan calon pembeli untuk menggunakan masker terlebih dahulu,” tuturnya.

“Semoga adanya kegiatan ini masyarakat dapat mematuhi himbauan pemerintah dengan menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tutupnya.

Pewarta : Rinaldi

Pos terkait