Kasus Demas Laira Belum Terungkap, IPW Pertanyakan Kinerja Polda Sulbar

  • Whatsapp
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane

WARTALIKA.id – Kasus pembunuhan terhadap wartawan media online Demas Laira yang terjadi hampir sebulan berlalu di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, belum juga terungkap.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane angkat bicara dan mempertanyakan kinerja kepolisian Polda Sulawesi Barat dalam menangani kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

“Walaupun belum terungkap setidaknya Polda Sulbar harus menjelaskan kepada publik mengenai progres penanganan kasus itu agar publik tahu persis kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus ini,” ujar Neta kepada WARTALIKA.id, di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Neta menyebut, satu bulan bukanlah waktu yang singkat. Jadi, jika kasus pembunuhan terhadap wartawan Demas Laura belum terungkap patut dipertanyakan.

“Jika Polda tidak mampu mengungkap kasus ini sebaiknya Kapolda Sulbar meminta bantuan Mabes Polri agar menurunkan tim khusus dan agar kasus ini bisa segera terungkap,” tegas Neta.

Selain itu, dia juga meminta kalangan wartawan maupun organisasi wartawan jangan mendiamkan kasus ini.

“Para wartawan perlu berdialog dengan Kapolda agar diketahui apa sesungguhnya kesulitan polisi dalam mengungkap kasus ini,” jelas Neta.

Seperti diketahui, jenazah Demas Laira ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa di  Mamuju Tengah, Sulawesi Barat pada Kamis 20 Agustus 2020 sekitar pukul 02.00 WITA.

Sebelum ditemukan meninggal, Demas diketahui tengah melakukan perjalanan kembali ke kediamannya dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Saat ditemukan warga, korban sudah tidak bernyawa. Di tubuhnya terdapat 17 luka tusuk yang diduga akibat senjata tajam. Menurut keluarga korban, semasa hidup almarhum tidak memiliki musuh atau membuat masalah dengan orang lain.

Keluarga korban pun berharap kepolisian dapat segera menangkap pelakunya dan dihukum setimpal atas perbuatannya.

Pos terkait